TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14546-140251100013_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara perusahaan yang terjadi fraud laporan keuangan dengan prediksi kebangkrutan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data laporan keuangan perusahaan yang telah dikenai sanksi peraturan No. VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan emiten atau perusahaan publik oleh Otoritas Jasa Keuangan(OJK) periode tahun 2010- 2014 pada tahun terjadinya manipulasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terkena sanksi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling.
Uji korelasi dengan menggunakan Cramer. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tingkat signifikansi lebih kecil dari nilai alpha, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mengalami fraud laporan keuangan menurut Beneish M-Score berkorelasi dengan prediksi kebangkrutan. Dimana, dalam perusahaan yang diprediksi mengalami kebangkrutan berhubungan juga dengan perusahaan yang mengalami fraud (kecurangan) laporan keuangan. Perusahaan yang melakukan fraud (kecurangan) laporan keuangan adalah perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Hasil penelitian ini sesuai dengan pernyataan Kluger dan Shields (1989) pada periode dimana perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan dan tidak mengganti auditornya, maka manajemen dapat menyembunyikan informasi yang tidak benar dalam laporan keuangannya. Disini terlihat jelas bahwa salah satu factor penyebab terjadinya fraud laporan.
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM SITI ROFI`AH, SE |
| Department | S2 Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Fraud; M-Score; Prediksi Kebangkrutan; Z-Score |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/3033 |
