TRUNOJOYO-Thesis-12428-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (744kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Chapter 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Thesis-12428-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik fraud yang dilakukan dan bagaimana strategi anti fraud dalam pengelolaan dana program penanggulangan HIV/AIDS. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan desain studi kasus di LSM Melati. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara tidak berstruktur dan observasi yang kemudian dianalisis berdasarkan interpretasi yang diperoleh oleh peneliti. Informan terdiri dari para petugas yang menangani program penanggulangan HIV/AIDS di LSM Melati.
Hasil penelitian ditemukan bahwa pada pengelolaaan dana program penanggulangan HIV/AIDS di LSM Melati terdapat kecurangan pada asset misappropriation, fraudulent statement dan expense reimbursement schemes. Fraud pada tahap kegiatan pelaksanaan program yaitu, (1) Kegiatan yang bersifat fiktif, (2) Peserta kegiatan fiktif, (3) Mark up anggaran kegiatan, dan (4) Nota transaksi palsu. Kemudian strategi anti fraud dari kegiatan tersebut berupa prevention yang meliputi membuat struktur pertangungjawaban yang baik, petugas membuat rencana kerja bulanan, membuat Standard Operasional Prosedure (SOP) membuat tehnologi dan informasi anti fraud dan schedule yang jelas dan tegas. Kemudian bentuk detection yaitu dengan melakukan surprise audit ke lapangan, kebijakan dan mekanisme whisleblowing dan melakukan pemantauan dan evaluasi pada setiap kegiatan. Selanjutnya sanksi dengan memberikan punishment kepada petugas jika ketahuan melakukan tindak kecurangan.
Fraud pada tahap pelaporan dan pertangungjawaban yaitu, (1) Dokumentasi kegiatan fiktif palsu, (2) TOR kegiatan fiktif, (3) Narasi hanya sebuah karangan fiktif, (4) Daftar hadir palsu, (5) Pembuatan nota palsu, (6) Pengawasan dana dan kegiatan sekedar kepercayaan, (7) Karyawan fiktif, dan (8) Pemotongan honor karyawan. Kemudian strategi fraud anti fraud laporan pertangungjawaban berdasarkan fraud yang sudah dilakukan yaitu melaui tindakan prevention dengan membuat petugas internal audit, memisahkan tugas bendahara yang mencatat laporan dengan pemegang uang/kas dan membuat kebijakan anti fraud. Kemudian tindakan detection berupa penilaian resiko kecurangan dan melakukuan surprise audit pada laporan keuangan. Selanjutnya tindakan sanksi dengan memberikan punishment jika ditemukan melakukan tindak kecurangan pada laporan pertangungjawaban.
Kata Kunci : LSM, pengelolaan, pelaksanaan, laporan pertangungjawaban
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM SUBAIDA |
| Department | S2 Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | LSM, pengelolaan, pelaksanaan, laporan pertangungjawaban |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 03:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30198 |
