TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (492kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-21022-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (609kB)
Abstract
Pesisir Mayangan merupakan salah satu daerah penghasil kerang lentera (Lingula sp.) di Jawa Timur. Keberadaanya menjadikan kerang lentera (Lingula sp.) dimanfaatkan masyarakat setempat bahkan dijual ke beberapa daerah di Probolinggo. Kondisi pesisir perairan Mayangan juga termasuk jalur transportasi nelayan, selain itu daerah ini merupakan tempat buangan berbagai macam limbah masyarakat diantaranya limbah domestik, industri skala kecil bahkan pertanian. Banyaknya kegiatan yang berada di daerah tersebut besar kemungkinan menjadi pemicu sebaran logam berat timbal (Pb) di perairan. Sifat toksik yang dimiliki logam timbal dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan perairan, biota ataupun manusia yang mengkonsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam timbal pada kerang lentera (Lingula sp.), air dan sedimen serta batas aman konsumsi untuk masyakat yang memanfaatkan kerang tersebut.
Pengambilan sampel kerang lentera (Lingula sp.), air dan sedimen dilakukan 3 kali pada setiap stasiun dengan jarak waktu per bulan diantaranya bulan Desember 2020, Januari dan Februari 2021. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan memperhatikan beberapa pertimbangan tertentu. Sampel-sampel yang berhasil diambil akan di analisa lebih lanjut di laboratorium menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer dengan panjang gelombang 283,2 nm. Konsentrasi timbal pada kerang lentera (Lingula sp.) di stasiun 1 dan 2 ialah 0,133-0,139 mg/kg dan 0,141-0,148 mg/kg. Hasil pengukuran timbal pada air di stasiun 1 ialah 0,011-0,014 mg/l, sedangkan untuk stasiun 2 bernilai 0,009-0,012 mg/l. Selain itu, untuk timbal pada sedimen menunjukkan hasil untuk stasiun 1 ialah 0,488 mg/kg dan stasiun 2 sebesar 0,528 mg/kg. Batas aman konsumsi kerang lentera (Lingula sp.) dalam satuan minggu di Bulan Desember 2020, Januari dan Februari 2021 berturut-turut untuk usia dewasa dan anak-anak ialah 9,025 kg; 8,710 kg; 8,960 kg dan 2,707 kg; 2,613 kg; 2,688 kg.
Kata kunci : Kerang lentera (Lingula sp.), Timbal (Pb), batas aman konsumsi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HOLILA |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Kerang lentera (Lingula sp.); timbal (Pb); batas aman konsumsi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 02:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30149 |
