TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (524kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30774-190331100048_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
Abstract
Setiap bisnis berekspansi dan berkembang memerlukan pengendalian internal yang meningkatkan permitaan komsumen. Sumber bahan mentah menjaga persediaan bahan yang ada di perusahaan. Metode Economic Order Quantity (EOQ) merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan pengendalian bahan baku dan pegendalian persediaan bahan baku juga dapat diatasi menggunakan metode Periode Order Quantity (POQ), metode ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan frekuensi pembelian bahan baku dan periode cakupan waktu. Penelitian ini dilakukan pada PT Galih Etetika Indonesia yang memproduksi pasta ubi jalar menggunakan jenis ubi jalar berbeda tergantung dengan permintaan pembeli. Pengendalian persediaan bahan baku di PT. Galih Estetika Indonesia masih dilakukan dengan cara yang sederhana seperti dengan membeli bahan baku kepada tengkulak dan kontrak kemitraan. Seiring dengan tingginya permintaan produk menyebabkan terjadinya kekurangan persediaan bahan baku yang akhirnya menghambat proses produksi. Faktor yang menyebabkan perusahaan mengalami kekurangan bahan baku yaitu terdapat ubi jalar yang cacat, busuk, dan lanas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan total biaya persediaan bahan baku yang optimal menggunakan metode Economic Order Quantity dan Periode Order Quantity dengan menentapkan kuantitas bahan baku dalam satu periode dan frekuensi pemesanan bahan baku yang dalam satu periode. Berdasarkan pada data penelitian dilakukan didapatkan hasil jumlah pemesanan bahan baku sebesar 299.603 kg dan frekuensi pemesanan bahan baku sebanyak 12 kali dalam satu tahun, maka dengan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan yang sebesar Rp 11.632.627/tahun. Jumlah pemesanan bahan baku sebanyak 1.805.141 kg, 1.548.155,10 kg, dan 924.348,20 kg, frekuensi pemesanan bahan baku adalah 3 kali dalam satu tahun, dengan metode POQ total biaya persediaan bahan baku sebanyak Rp 990.230/tahun.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DWI RIZKI NUR AFRIANI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Bahan baku;EOQ;Persediaan;POQ |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 02:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:20 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/30037 |
