TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Abstract.pdf
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Chapter1.pdf
Download (268kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (482kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39823-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
Abstract
Model kerja remote working adalah model kerja yang dapat dilakukan tanpa terikat lokasi fisik kantor serta fleksibel. Penerapan model kerja ini tidak hanya dilakukan dalam hubungan kerja konvensional, tetapi juga dapat diterapkan dalam skema perjanjian mitra. Dalam praktik skema mitra kerja, model kerja remote working belum sepenuhnya mencerminkan hubungan yang setara sebagaimana yang diatur dalam hukum. Selain itu, perlindungan hukum bagi mitra kerja remote working masih bersifat terbatas dan sangat bergantung pada ketentuan kontraktual. Dalam hal terjadi pemutusan hubungan mitra secara sepihak berpotensi tidak mendapat perlindungan hukum yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian mitra kerja dengan model kerja remote working, serta merumuskan perlindungan hukum bagi mitra kerja yang menerapkan model kerja remote working apabila terjadi pemutusan hubungan kerja secara sepihak.rnMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan statute approach).rnHasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kedudukan hukum para pihak dalam perjanjian mitra dengan model kerja remote working adalah berkedudukan setara dan independen sesuai dengan asas kebebasan berkontrak, asas itikad baik, dan prinsip keseimbangan. Hubungan kerja dalam model kerja ini tidak termasuk dalam hubungan kerja ketenagakerjaan, sebab tidak terpebuhinya salah satu unsur subordinasi pada hukum ketenagakerjaan, sehingga hak dan kewajiban para pihak ditentukan oleh kesepakatan dalam perjanjian. Di samping itu, perlindungan hukum bagi mitra kerja dalam model kerja remote working terhadap pemutusan hubungan mitra secara sepihak dapat diberikan secara preventif dan secara represif.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM PRIKA FATIKASARI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | remote working, mitra kerja, dan perlindungan hukum. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29619 |
