TRUNOJOYO-KP-20870-170351100025-PKL QONITA_170351100025.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia sebagai penunjang berbagai aktifitas setiap harinya. Pemanfaatan air dalam berbagai aktifitas tersebut dapat menurunkan kualitas airmenjadi air limbah. Air limbah yang dihasilkan dari aktifitas manusia antara lain berupa limbah domestik yang dihasilkan dari aktifitas rumah tangga dan limbah industri yang dihasilkan dari aktifitas pabrik atau sektor industri lainnya. (Lestari, 2011)
Sektor industri di Indonesia dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga memberikan dampak negatif karena adanya limbah industri yang dapat menjadi masalah terhadap kesehatan lingkungan. Sesuai pernyataan Menurut Eddy (2008) limbah cair dapet menyebabkan gangguan terhadap kesehatan manusia yang disebabkan oleh kandungan bakteri, virus, senyawa nitrat, beberapa bahan kimia dari industry dan jenis pestisida yang terdapat dari rantai makanan, serta beberapa kandungan logam seperti merkuri, timbal, dan cadmium.
PT. ATINA merupakan industri pengexport makanan lautserta salah satu industri yang menghasilkan limbah, baik limbah padat maupun limbah cair. Industri pengexport makanan laut dapat menghasilkan limbah cair yang bersumber dari proses-proses produksi, proses pencucian alat produksi, serta pembuatan kemasan atau sisa produk yang tidak memenuhi spesifikasi. Oleh sebab itu dibutuhkan instalasi yang dilakukan untuk melakukan pengolahan limbah cair. Instalasi tersebut dapat disebut juga dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). IPAL tentunya memerlukan sistem pengelolaan seperti proses pengelompokkan limbah, pemantauan, pengoperasian atau pengontrolan system IPAL yang baik untuk dapat mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Contoh manfaat dari system dan teknologi IPAL yaitu agar dapat mengurangi konsentrasi limbah hasil produksi agar limbah cair yang dibuang ke badan perairan dapat memenuhi standart baku mutu yang telah ditetapkan Pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri
2
KesehatanRepublik Indonesianomor 32 tahun 2017 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 05 tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM QONITA NADIA KOMALASARI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | LIMBAH CAIR; BMW; Bacteria Mineral Water |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29601 |
