TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN STROBERI (Fragaria x ananassa) DENGAN PERUNDUKAN DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) ARBORETUM FARM KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU

BADRIYAH (2021) TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN STROBERI (Fragaria x ananassa) DENGAN PERUNDUKAN DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) ARBORETUM FARM KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20846-180311100006-BADRIYAH_180311100006_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20846-180311100006-BADRIYAH_180311100006_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Praktik kerja lapangan atau PKL adalah kegiatan mahasiswa yang
dilaksanakan di instansi, lembaga atau perusahaan baik negeri maupun swasta
dalam jangka waktu tertentu, atau berupa kegiatan lain yang sesuai dengan
ketentuan yang berlaku pada masing-masing program studi di fakultas pertanian.
Kegiatan PKL dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman terkait
dengan teori dan pengetahuan yang diterimanya di dalam perkuliahan dengan
kenyataan atau penerapan di lapang industry. Hasil kegiatan tersebut selanjutnya
di susun menjadi karya tulis ilmiah berupa laporan praktik kerja lapang (Arisandi
et al., 2015).
Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan selama 1 bulan dimulai pada
tanggal 18 Januari 2021 sampai dengan 19 Februari 2021 bertempat di Pusat
Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Arboretum Farm, Dusun
Jurangkuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Pusat
Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Arboretum Farm banyak
membudidaya tanaman dataran tinggi seperti sawi putih, kubis, kentang,
strawberry, tomat, wortel, brokoli, dan bawang prei. Selain itu, ada tanaman
florikultura (tanaman hias).
Tanaman stroberi merupakan tanaman dengan nama latin Fragaria x
ananassa Duschesne. Merupakan salah satu tanaman dari divisi Spermatophyta,
subdivisi Angiospermae, kelas Dicotyledonae, ordo Rosales, famili Rosaceae,
genus Fragaria (Rukmana, 1998). Stroberi merupakan jenis buah-buahan yang
memiliki nilai ekonomi yang tinggi, harga buah stroberi realtif stabil, grade A
sekitar Rp. 30.000,-/kg untuk produk konvensional dan Rp. 70.000,-/kg untuk
produk hidroponik. Harga buah stroberi juga dipengaruhi oleh kultivar, buah
stroberi ‘California’ dihargai Rp. 67.000,-/kg, sedangkan buah stroberi kultivar
lain seharga Rp. 20.000,- hingga Rp. 30.000,-/kg. Selain itu stroberi mempunyai
banyak manfaat diantaranya mencegah katarak, mencegah sembelit, mengurangi
resiko kanker, meningkatkan fungsi otak dan memudarkan warna kuning pada
gigi. Untuk pemakaian luar, stroberi bermanfaat mengatasi kulit terbakar sinar
matahari, luka di kulit bisul, infeksi dan luka gigitan serangga. Konsumsi buah stroberi sebanyak 8 buah atau 50 kalori setiap hari, dapat meningkatkan kadar
fosfat dalam darah, menurunkan tekanan sistolik darah, membantu meningkatkan
fungsi ingatan dan mengatasi peradangan sendi atau reumatik (Astuti et al., 2015).
Stroberi disukai banyak orang karena warnanya yang menarik dan rasanya yang
segar. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi pertanian yang semakin
maju, kini stoberi mendapatkan perhatian pengembangannya di daerah beriklim
tropis termasuk Indonesia (Oktarina et al., 2017).
Faktor yang sangat penting dalam budidaya stroberi adalah suhu, panjang
hari dan suplai air. Tanaman stroberi dapat tumbuh baik pada suhu 17-20 ºC,
dengan lama penyinaran 8-10 jam dengan suplai air dan hara yang cukup (Susanto
et al., 2010). Tanaman stroberi diperbanyak melalui perbanyakan generatif dan
vegetatif. Perbanyakan generatif yaitu melalui biji, namun perbanyakan dengan
biji jarang dilakukan karena memerlukan waktu cukup lama sehingga untuk
pertumbuhannya diperlukan waktu yang lama pula. Perbanyakan secara vegetatif
pada tanaman stroberi dilakukan dengan pemisahan rumpun tanaman induk
(anakan) dan stolon (Ni’matillah et al., 2014). Perundukan adalah suatu cara
perbanyakan vegetatif tanaman dengan membiarkan suatu bagian tanaman
menumbuhkan akar sewaktu bagian tersebut masih tersambung dengan tanaman
induk.
Penggunaan naungan merupakan salah satu upaya untuk menciptakan
kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan stroberi. Pemberian naungan
dapat menurunkan suhu udara dan meningkatkan kelembaban. Naungan
merupakan bahan atau tanaman penghalang sinar matahari yang berfungsi untuk
menurunkan sinar matahari dan pengendali gulma. Tanaman naungan yang
digunakan pada perkebunan misalnya lamtoro, pisang, kelapa, jati, sengon dan
lain-lain. Naungan buatan merupakan naungan yang terbuat dari bahan plastik
dikenal dengan nama paranet. Paranet digunakan untuk mengurangi intensitas
cahaya yang diterima tanaman, juga untuk mengurangi suhu udara disekitar
tanaman (Kesumawati et al., 2012).
Stroberi atau strawberry dalam bahasa Inggris, merupakan salah satu
komoditi buah-buahan yang penting di dunia, terutama untuk negara-negara
beriklim subtropis. Permintaan konsumen terhadap buah stroberi cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Daya serap pasar yang semakin tinggi
mencerminkan bahwa agribisnis stroberi mempunyai prospek cerah di masa
depan. Di negara-negara yang beriklim subtropis pengembangan usahatani
stroberi dijadikan sebagai salah satu sumber pendapatan utama petani. Pola dan
sistem pengembangan budidaya stroberi telah dipadukan dengan sektor
pariwisata, yaitu menciptakan kebun agrowisata (Wuner, 2015). Untuk memenuhi
permintaan pasar yang semakin hari semakin meningkat, beberapa alternatif
teknik budidaya dapat dilakukan terhadap tanaman stroberi, dengan harapan,
produksi yang dihasilkan optimal, baik kualitas maupun kuantitas. Cara yang
dilakukan antara lain dengan sistem penanaman, teknik budidaya yang tepat, dan
penggunaan varietas yang mempunyai sifat unggul (Mappanganro et al., 2010)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
BADRIYAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords STROBERI; PERUNDUKAN;P4S
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 00:33
Last Modified 24 Oct 2026 17:19
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29547

Actions (login required)

View Item
View Item