TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (922kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (26kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (30kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (914kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39809-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penjadwalan tenaga kesehatan di rumah sakit memiliki peran penting untuk mengatur pembagian tugas dan waktu kerja agar pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan lancar. IGD RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo mengalami permasalahan pada penjadwalan yang saat ini diterapkan, yaitu adanya ketidakseimbangan dalam distribusi shift kerja dan beberapa aturan yang belum terpenuhi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan distribusi jadwal yang lebih seimbang sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemerataan jadwal kerja ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 8 terkait pekerjaan yang layak, melalui distribusi jadwal kerja yang seimbang. Metode Goal Programming digunakan dalam penelitian ini karena dapat menangani permasalahan dengan beberapa tujuan yang ingin dicapai secara bersamaan. Dalam memodelkan penjadwalan terdapat kendala utama dan kendala tambahan. Kendala utama merupakan aturan yang harus dipenuhi, sedangkan kendala tambahan yaitu aturan yang sifatnya dapat dipenuhi maupun tidak, namun pelanggarannya harus diminimalkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penjadwalan dengan metode Goal Programming mampu menghasilkan distribusi jadwal kerja yang seimbang dibandingkan dengan jadwal awal. Model yang disusun berhasil memenuhi seluruh kendala utama dan meminimalkan pelanggaran pada kendala tambahan. Berdasarkan analisis sensitivitas yang dilakukan, jumlah minimal perawat yang harus tersedia yaitu 8 orang, petugas ambulans 12 orang, dan petugas triase 4 orang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM UMMIYATUN |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Analisis Sensitivitas;Goal Programming;Optimasi;Pekerjaan yang Layak;Penjadwalan |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29532 |
