TEKNIK OKULASI TANAMAN JERUK (Citrus sp.) DI CV.CEMPAKA MULYA

TANIA YANUBA ARIFAH (2021) TEKNIK OKULASI TANAMAN JERUK (Citrus sp.) DI CV.CEMPAKA MULYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20840-180311100074-TANIA YANUBA ARIFAH_180311100074_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20840-180311100074-TANIA YANUBA ARIFAH_180311100074_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Tanaman jeruk (Citrus sp) merupakan tanaman tahunan yang berasal dari
Asia Tenggara terutama Cina. Sejak ratusan tahun yang lampau, tanaman ini
sudah terdapat di Indonesia, baik sebagai tanaman liar maupun sebagai tanaman
di pekarangan. Tanaman jeruk yang dibudidayakan di Indonesia juga telah
dibudidayakan di negara-negara tropis lainnya. Namun sejarah dari tanaman
jeruk yang berada di Indonesia sendiri tidak begitu jelas adanya.
Jeruk merupakan buah yang digemari oleh masyarakat dan memiliki prospek
agrbisnis yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani jeruk di Indonesia. Jeruk
dapat dikomsumsi dalam bentuk olahan maupun segar dengan kadar protein 0,5
g, lemak 0,1 g, vitamin C 500 – 1000 g serta karbohidrat 7.20 g. Selain itu di
Indonesia jeruk telah dijadikan sebagai produk industry seperti : minyak dari kulit
serta biji jeruk, alcohol, gula tetes dan pektin dari buah jeruk yang terbuang.
Minyak dari kulit jeruk dipakai untuk minyak wangi, sabun dan campuran kue.
Jeruk dimanfaatkan sebagai obat tradisional seperti penurun panas, Pereda nyeri
dan untuk radang mata.
Jeruk merupakan salah satu komoditas holtikultura penting yang memiliki
permintaan pasar cukup besar dari tahun ketahun. Peranan komoditas ini adalah
sebagai tanaman hortikultura yang memegang peran strategis dalam perdagangan
produk pertanian khususnya dalam komoditas buah – buahan. Jeruk merupakan
salah satu komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang dapat dilihat dari volume
ekspor jeruk Indonesia pada tahun 2016 sebanyak 237.920 kg dan naik menjadi
503.487 kg pada tahun 2017 dimana meningkat sebesar 111.62% (Hortikultura,
2018).
Upaya peningkatan produksi jeruk salah satunya adalah dengan cara
melakukan perbanyakan tanaman. Teknik perbanyakan tanaman jeruk terdapat
berbagai macam teknik seperti stek, cangkok, grafting dan okulasi. Salah satu
teknik perbanyakan yang banyak digunakan untuk teknik perbanyakan tanaman
jeruk adalah teknik okulasi. Secara umum, benih okulasi selama ini banyak
diminati karena memiliki perpaduan antara dua sifat unggul baik batang bawah
maupun batang atas (Pracaya, 2009
Di Indonesia, okulasi merupakan metode perbanyakan tanaman secara
komersial. Keuntungan dari okulasi diantaranya adalah tanaman mempunyai
perakaran yang kuat dan tahan penyakit ataupun hama, tahan kekeringan ataupun
kelebihan air serta memperoleh suatu tanaman sesuai dengan yang diinginkan.
Sedangkan salah satu kelemahannya adalah seringkali terjadi ketidak serasian
antara batang antara batang atas dan batang bawah (Abdurahman, Sudiyanti, &
Basuno, 2007)

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
TANIA YANUBA ARIFAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords OKULASI; TANAMAN JERUK
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 18 Oct 2026 00:29
Last Modified 24 Oct 2026 17:19
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29528

Actions (login required)

View Item
View Item