TRUNOJOYO-KP-20827-180311100110-180311100110_PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Cabai merupakan salah satu tanaman yang dibutuhkan masyarakat
indonesia. Cabai dimanfaatkan buahnya sebagai bumbu dalam masakan
Nusantara. Jenis cabai yang dimanfaatkan sebagai bumbu tidak hanya satu saja,
akan tetapi ada beberapa jenis. Penggunaan tiap jenis cabai dibedakan berdasarkan
kebutuhannya. Salah satu jenis cabai yang digunakan dalam bumbu masakan yaitu
cabai rawit (Capsicum annum L.). Cabai keriting merupakan tanaman semusim
(annual) tergolong tumbuhan perdu berkayu dan tumbuh di daerah beriklim tropis.
Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang biak baik di dataran rendah maupun
dataran tinggi . Sifat cabai keriting yang mampu beradaptasi di daerah dataran
rendah maupun tinggi menjadikan tanaman ini salah satu jenis cabai yang umum
di budidayakan di Indonesia.
Pemanfaatan cabai sebagai bumbu masakan yang cukup banyak di
berbagai jenis masakan, menjadikan kebutuhan cabai merah menjadi tinggi.
Permintaan yang tinggi harus diiringi dengan jumlah produksi yang tinggi. Apabila
hal tersebut tidak terpenuhi maka akan mempengaruhi harga yang ada di pasaran.
Pemenuhan kebutuhan cabai keriting (Capsicum annum L.) dapat diupayakan
dengan peningkatan produksi di kalangan petani. Pemilihan jenis cabai yang di
tanam dengan tepat akan mempengaruhi produktifitas yang ada. Pemecahan
masalah tersebut telah dilakukan dengan berbagai upaya, salah satunya yaitu
dengan menciptakan varietas unggul melalui polinasi buatan.
Kegiatan budidaya tanaman mengalami perkembangan. Perkembangan
tersebut memunculkan berbagai inovasi dalam bidang pertanian, salah satunya
yaitu mengenai pemulyaan tanaman. Adanya pemulyaan tanaman menciptakan
berbagai varietas-varietas baru serta varietas unggul. Varietas unggul inilah yang
dapat memberikan dampak positif untuk petani maupun konsumen. Keinginan
konsumen Varietas unggul didapatkan dengan cara salah satunya yaitu
menggunakan metode polinasi buatan. Polinasi buatan tidak hanya digunakan
untuk menciptakan varietas unggul baru akan tetapi dalam industri perbenihan,
polinasi menjadi upaya untuk mempertahankan kualitas benih yang ada
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD KHOIRUL ANWAR |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | POLINASI; CABAI KERITING; BENIH |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29493 |
