TRUNOJOYO-KP-20815-180321100010-180321100010_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan, dimana jumlah pulau yang dimilikinya mencapai dengan luasnya wilayah Indonesia yang artinya negara indonesa juga kaya akan pulau, maka diperlukan suatu pemerintahan yang dapat memimpin dan menjaga Indonesia tetap utuh dan sejahtera. Salah satu program atau kebijakan Pemerintah di Indonesia adalah otonomi daerah. Otonomi daerah memiliki artian, sebagai hak daerah dalam mengatur, mengelola, dan mengembangkan potensi yang ada di daerahnya sendiri. Indikator Keberhasilan kebijakan pemerintah Indonesia juga terletak pada berhasilnya kebijakan otonomi daerah, Otonomi Daerah tidak lepas dari faktor tata kelola yang baik sehingga dapat tercipta suatu kesejahteraan masyarakat. Otonomi daerah secara umum memiliki artian yaitu sebagai wewenang dan kewajiban daerah otonom dalam mengurus rumah tangga terkait pemerintahan dan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Peraturan yang ada di sebuah Desa tidak lain adalah untuk mengatur dan memanajemen Desa supaya menjadi desa yang mandiri dan agar seluruh masyarakat yang ada didalamnya tetap berada dalam lingkaran hukum dan peraturan, supaya tidak ada lagi yang akan bersikap yang lalai akan hukum negara. Melaui aturan juga dapat membantu sebuah Desa untuk menuju perkembangan dari Daerah tersebut
Perkembangan Desa adalah suatu bentuk upaya yang digunakan dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat dalam lingkup desa tersebut.. Desa memiliki peranan penting dalam perkembangan dan pembangunan nasional dikarenakan penduduk Indonesia yang lebih banyak bermukim di pedesaan. Selain itu juga letak suatu desa dinilai cukup strategis dalam hal pembangunan Negara karena desa merupakan dasar dalam mengidentifikasi permasalahan pada masyarakat hingga perencanaan dan realisasi dari tujuan Negara ada pada Desa selalu dipandang sebelah mata dan bahkan dinobatkan sebagai yang tertinggal jika dibandingkan dengan kota baik dari sisi pendidikan, kesejahteraan, maupun ekonomi dan juga taraf kesejahteraan masyarakatnya. Pemerintah telah gencar melaksanakan berbagai program guna mendorong pembangunan dan perkembangan Desa namun hasilnya belum signifikan. Salah satu penyebab lemahnya pembangunan pedesaan ialah besarnya campur tangan pemerintah yang mana dapat berdampak pada terhambatnya inovasi yang dimiliki Desa serta kreasi yang ada pada masing –masing masyarakat, dalam upaya pengelolaan dan perekonomian Desa Pembangunan Desa dapat dilakukan salah satunya adalah dengan cara pemberian wewenang kepada pemerintah Desa. Pemberian wewenang dari pemerintah pusat terkait pengelolaan potensi secara mandiri oleh desa yang ada pada lingkup lingkungan Desa melalui lembaga-lembaga yang tersedia di tingkat Desa . Dalam upaya untuk memaksimalkan pembangunan Desa yang perlu dilakukan yaitu dengan pemanfaatan sistem informasi.Teknologi komunikasi adalah sebuah teknologi yang bergerak pada bidang sistem informasi, yang mana tujuannya untuk mempercepat dan mempermudah seseorang untuk mendapatkan informasi dari berbagai macam media baik secara online maupun ofline, contoh dari teknologi informasi ini yaitu media internet, dengan adanya media internet maka aktivitas manusia banyak yang mengalami kemajuan dan kemudahan baik dibidang sosial, ekonomi, pendidikan dan pemerintahan seiring perkembanganya teknologi informasi pemerintah juga memerlukan adanya teknoloigi untuk mempermudah masyarakat lainnya dalam menerima informasi dari pihak Desa.
Desa Grabagan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban, Desa Grabagan tergolong Desa yang sudah memiliki perkembangan sistem informasi dengan baik, namun perlu adanya pengelolaan sistem informasi lebih lanjut agar desa lebih dapat menggali potensi Desa dan menjadi daya tarik bagi desa tersebut. Melihat dari sistem informasi dari Desa grabagan, sudah memiliki media informasi lengkap namun ditinjau dari sisi keaktifan media informasinya masih belum begitu aktif, pada media informasi yang dimiliki belum mengangkat potensi yang dimiliki oleh desa sehingga dengan adanya praktek kerja lapang ini diharapkan dapat memberi kontribusi guna membantu perkembangan sistem informasi desa berupa pengaktifan sosial media dan pengelolaan website.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Na’riful Ilmiah |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Website; Media Sosial; DESA |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:20 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29471 |
