TRUNOJOYO-KP-20772-160331100092-20210208_Noflin Yikwa 160331100092 Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kondisi pasar internasional saat ini memasuki era globalisasi yang menyebabkan peningkatan tingkat persaingan perdagangan di seluruh dunia. Perdagangan Internasional menurut semua negara produsen, termasuk Indonesia untuk dapat meningkatkan nilai dan volume ekspor produknya agar dapat berdaya saing kuat di pasar Internasional. Salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia yang diekspor ke pasar internasional adalah komoditas teh. Teh merupakan salah satu minuman favorit di dunia yang permintaannya tinggi, selain itu pengetahuan tentang khasiat mengkonsumsi teh menjadikan teh komoditas andalan ekspor bagi Indonesia. Indonesia memiliki sumberdaya lahan yang cocok dengan syarat tumbuh teh dan memiliki potensi besar untuk memperluas lahan serta meningkatkan kuantitas dan kualitas teh Indonesia.
Sejak tahun 1990an produksi teh di Indonesia mengalami penurunan. Pihak PTPN XII (Persero) mencoba meningkatkan pendapatan perkebunan dengan membuka perkebunan sebagai objek wisata. Perkebunan teh Wonosari resmi dibuka sebagai Agrowisata yaitu memanfaatkan keindahan alam sebagai daya tarik wisata. Pembukaan Agrowisata perkebunan teh Wonosari sejalan dengan Undang-Undang Nomor 9 tentang Kepariwisataan tahun 1900 dan kebijakan Visi Indonesia tahun 1991 Menteri Pariwisata, Telekomunikasi dan Pos Joop Ave. Selain kebijakan - kebijakan tersebut, keberhasilan PTPN XII (Persero) untuk membuka perkebunan Teh Wonosari sebagai Agrowisata.
Dalam perkembangan industri teh selain menguntukan dalam ekonomi Negara, industri teh ini juga memiliki dampak yang tidak boleh dianggap sebelah mata, yaitu limbah. Limbah yang merupakan sisa hasil produksi perlu adanya pemanfaatan, dalam industri teh ini terdapat limbah yang tergolong menjadi beberapa bagian yaitu limbah cair, limbah padat, limbah gas dan lain-lain. Untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan limbah teh perlu dikelolah dengan baik dan dalam hal ini manajemen limbah sangat perlu dilakukan agar dampak buruk dari limbah teh tidak meluas dan tidak mengancam lingkungan dalam pencemaran. Berdasarkan hal tersebut PKL di PTPN XII Kebun Wonosari, Malang Jawa Timur untuk pemanfaatan serta pengolahan limbah teh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NOFLIN YIKWA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | MANAJEMEN LIMBAH; KEBUN TEH |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 18 Oct 2026 00:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29380 |
