TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (865kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (567kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (769kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -30537-200351100010-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
Abstract
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dengan permintaan ekspor yang selalu meningkat setiap tahunnya. Eksploitasi yang tinggi akibat harga dan permintaan yang meningkat menyebabkan eksploitasi secara terus menerus tanpa memperhatikan kondisi sumberdaya dan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Kematangan Gonad (TKG) dan fekunditas rajungan di Perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura. Penelitian ini dilakukan di Perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan pada bulan September-November 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling dari hasil tangkapan nelayan rajungan. Teknik pengambilan sampel rajungan dilakukan sebanyak 3 kali selama 3 bulan dari hasil tangkapan nelayan. Pengamatan TKG dan fekunditas dilakukan pada sampel rajungan yang didapatkan. Hasil penelitian Tingkat Kematangaan Gonad (TKG) pada Perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan yang mendominasi adalah TKG III dan IV. Hal ini menunjukkan bahwa bulan Septemper masih musim rajungan dan bulan November merupakan akhir musim rajungan. Nilai IKG terkecil 19,89-23,73 dan IKG terbesar pada interval kelas 0,64-4,48 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin untuk proses reproduksi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Hal ini diduga karena penangkapan rajungan betina lebih tinggi daripada rajungan jantan. Fekunditas rajungan berkisar antara 1.749.000-725.00 butir dengan berat tubuh berkisar 104-291 g. Hubungan fekunditas dengan berat tubuh dan lebar karaps rajungan (Portunus pelagicus) berkolerasi kuat, sedangkan hubungan fekunditas dengan panjang Karapaks rajungan berkolerasi moderat. Potensi rajungan (Portunus pelagicus) betina di perairan ini tergolong sedang sampai tinggi dilihat dari ukuran tubuh dan fekunditas, hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan potensi akan terjaga, jika penangkapan rajungan betina yang bertelur tidak dilakukan oleh nelayan setempat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARDHIYA PRAMESTI REGITA CAHYANI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Rajungan, Tingkat kematangan gonad, Fekunditas |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 23:57 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29325 |
