TRUNOJOYO-KP-20732-1703511000321-Laporan PKL Donee.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Udang vannamei dikenal mempunyai keunggulan dari pada udang windu diantaranya lebih resisten terhadap serangan virus. Budidaya udang vaname dilakukan dengan sistem intensif dan semi intensif dicirikan dengan padat tebar yang cukup tinggi antara 60-150 ekor/m2 (Brigss et.al 2004). Penggunaan kincir air, pemasangan “biosecurity”, pengelolaan kualitas air, penggunaan pakan komersil dengan kandungan protein yang tinggi,penggunaan probiotik dan alat-alat pendukung lainnya (Pratama et.al 2017).
Pada budidaya intensif, pakan merupakan faktor yang sangat penting dalam budidaya udang karena menyerap 60%-70% dari total biaya produksi udang (Palinggi et al. 1988). Komposisi kandungan protein karbohidrat, lemak, dan lain lain harus disesuaikan dengan kebutuhan udang , sehingga dapat mencapai pertumbuhan dan sintasan yang optimum. Perlu diupayakan untuk selalu menekan biaya pakan melalui penggunaan pakan secara efesien supaya udang dapat tumbuh optimum dan pakan yang terbuang seminimum mungkin ( Tahe et al. 2011). Supaya meminimalisir penumpukan bahan organik di dasar kolam budidaya yang berasal dari sisa pakan dan proses metabolisme udang. Penumpukan bahan organik akan dapat menurunkan kualitas air dan bersifat toksik terhadap udang dan pengendalian bahan organik dapat ditangani dengan penggunaan probiotik (Haliman 2001).
Mikroorganisme yang terkandung pada probiotik mampu membantu pencernaan makanan pada hewan akuatik sehingga probiotik didefinisikan sebagai mikroorganisme yang memiliki kemampuan untuk memodifikasi komposisi bakteri dalam saluran percernaan hewan akuatik dan dapat diartikaan segala bentuk pakan atau suplemen yang dapat meningkatkan kesehatan inang akan mampu dicerna dan diserap tubuh dengan baik (Feliatra et al. 2004). Peningkatan respon imun memberikan kontribusi nutrisi dan enzimatik terhadap pencernaan organisme budidaya serta memperbaiki kualitar air (Qi et.al 2009). Penambahan bakteri probiotik mampu meningkatkan imunitas serta mengurangi prevalensi infeksi White Spot Syndrome
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YOGA DARMAWAN |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | APLIKASI PROBIOTIK; LAJU PERTUMBUHAN; UDANG VANAME |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 23:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29292 |
