TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (895kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39754-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pergeseran penggunaan bahasa Madura pada masyarakat pesisir dapat menyebabkan berkurangnya pemahaman terhadap leksikon kelautan lokal yang menyimpan pengetahuan ekologis, budaya maritim, dan identitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk leksikon kelautan masyarakat pesisir Banyusangka, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, serta menjelaskan hubungannya dengan kehidupan masyarakat berdasarkan kajian ekolinguistik. Teori yang digunakan adalah teori bentuk leksikon Muslich dan teori ekolinguistik Haugen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, transkripsi, dan penerjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) bentuk leksikon kelautan terdiri atas 102 data, yaitu 56 data monomorfemis dan 46 data polimorfemis melalui afiksasi, reduplikasi, dan komposisi; 2) hubungan leksikon kelautan tampak melalui tiga parameter ekolinguistik. Parameter interelasi menunjukkan hubungan masyarakat dengan laut melalui pengetahuan tanda alam, aktivitas melaut, dan ketergantungan terhadap hasil laut. Parameter lingkungan menunjukkan keterkaitan lingkungan ragawi dan sosial pesisir. Parameter keberagaman menunjukkan variasi leksikon berupa unsur biotik dan abiotik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa leksikon kelautan Banyusangka merepresentasikan hubungan bahasa, manusia, dan lingkungan laut.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUTMAINNAH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | bahasa Madura; Banyusangka; ekolinguistik; leksikon kelautan; masyarakat pesisir |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 23:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29218 |
