TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (702kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39731-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
Abstract
Usaha peternakan sapi perah merupakan salah satu subsektor agribisnis yang berperan penting dalam penyediaan susu serta peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan. Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang merupakan sentra utama peternakan sapi perah di Jawa Timur, namun usaha peternakan rakyat masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan skala usaha, tingginya biaya pakan, dan fluktuasi harga susu yang memengaruhi keuntungan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik peternak serta menilai kelayakan usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Pujon dari aspek finansial. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data meliputi biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Break Even Point (BEP), Revenue Cost Ratio (R/C), dan Benefit Cost Ratio (B/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak didominasi usia produktif, berpendidikan rendah, memiliki pengalaman beternak yang lama, serta skala usaha kecil. Kedua kombinasi pakan layak dijalankan karena memiliki nilai R/C > 1. Namun, kombinasi pakan hijauan dan konsentrat lebih direkomendasikan karena memiliki biaya produksi lebih rendah serta nilai R/C dan B/C ratio yang lebih tinggi dibandingkan kombinasi pakan hijauan, konsentrat, dan tebon jagung. Sementara itu, kombinasi dengan tebon jagung menghasilkan penerimaan dan pendapatan yang lebih tinggi, tetapi membutuhkan biaya produksi dan BEP yang lebih besar.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM CHAIRIL ANAM MAARIF |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | kelayakan usaha, sapi perah, analisis finansial, kombinasi pakan, R/C ratio, B/C ratio |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 23:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29122 |
