TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (549kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39726-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK Perlindungan terhadap makanan tradisional sebagai bagian dari kekayaan intelektual komunal memiliki kepentingan dalam menjaga identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat daerah. Salah satu makanan tradisional yang memiliki karakteristik khas adalah Trites, kuliner tradisional masyarakat Suku Karo di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diolah dari rumen sapi dengan komposisi rempah-rempah lokal serta teknik pengolahan turuntemurun yang membentuk cita rasa, reputasi, dan karakteristik khas yang tidak dimiliki produk sejenis dari daerah lain. Keunikan tersebut menunjukkan adanya keterkaitan erat antara faktor manusia, lingkungan geografis, serta pengetahuan tradisional masyarakat Suku Karo, sehingga Trites berpotensi memenuhi unsur sebagai produk Indikasi Geografis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang pendaftaran Trites sebagai produk Indikasi Geografis serta mengkaji peran Pemerintah Daerah Kabupaten Karo dan komunitas adat dalam upaya perlindungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder serta penelitian lapangan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trites secara substantif memenuhi unsur-unsur Indikasi Geografis, baik dari aspek reputasi, kualitas, karakteristik khas, maupun keterkaitannya dengan wilayah geografis asal. Akan tetapi, perlindungan hukum terhadap Trites belum terwujud secara optimal karena hingga saat ini belum dilakukan pendaftaran resmi sebagai produk Indikasi Geografis, belum terbentuk Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) yang berperan sebagai lembaga pemohon dan pengawas kualitas produk, serta masih terbatasnya peran pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan, pendataan, sosialisasi, dan penyusunan dokumen deskripsi Indikasi Geografis. Kata Kunci: Indikasi Geografis, Makanan Tradisional, Trites, Suku Karo
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM TRISNAWATY SIJABAT |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Indikasi Geografis, Makanan Tradisional, Trites, Suku Karo |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 23:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:19 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/29102 |
