TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (768kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30407-200211100003-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah unsur kunci dalam organisasi, memiliki peran vital baik secara individu maupun kelompok. SDM merupakan modal berharga dalam operasi organisasi dan dunia bisnis, mempengaruhi kemajuan dan produktivitas perusahaan. Manajemen SDM harus mengoptimalkan potensi individu untuk meningkatkan kinerja organisasi. Produktivitas individu, tim, dan organisasi menjadi ukuran keberhasilan, yang dipengaruhi oleh efisiensi, teknik produksi, dan pengembangan keterampilan tenaga kerja. Emosi memainkan peran penting dalam interaksi sosial dan pertumbuhan pribadi. Konsep Modal Emosional (Emotional Capital) terdiri dari kompetensi personal dan sosial yang akan memengaruhi produktivitas dan perkembangan individu. Spiritual Capital melibatkan nilai-nilai, makna, dan hubungan yang lebih dalam dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, dan berupaya untuk memperkaya kualitas hidup. Penerapan Emotional dan Spiritual Capital dalam organisasi telah dilakukan di Indonesia, dan berdampak dalam membantu pengembangan individu untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Studi kasus pada Desa Wisata Keris, tepatnya di Desa Aeng Tong-tong Sumenep. Harga keris yang tinggi dan perubahan gaya hidup modern menjadi hambatan. Namun, pengrajin keris telah berhasil menggabungkan pelestarian budaya dengan praktik modal emosional dan spiritual mereka, menciptakan hubungan erat antara budaya, seni, dan pertumbuhan pribadi, yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara dan studi literatur sebagai sumber datanya. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode Miles dan Huberman, trustworthiness dilakukan untuk menggantikan validitas dan reliabilitas. Tujuan penelitian untuk melihat bagaimana pengrajin Desa Wisata Keris Sumenep meningkatkan produktivitas kerja dengan mengoptimalkan modal emosional dan spiritual, memperkuat hubungan antara budaya, seni, dan kemajuan pribadi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan penerapan modal emosional dan spiritual dilaksanakan dengan cukup baik, meskipun masih perlu adanya peningkatan kesadaran dan niat berkeris sebagai motivasi utama dalam upaya peningkatan produktivitas kerja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SILMI HIDAYATI |
| Department | Manajemen |
| Uncontrolled Keywords | Emotional Capital, Spiritual Capital, Produktivitas Kerja, Desa Wisata |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Manajemen |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 22:17 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28926 |
