TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (812kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (684kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20630-160111100211_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (893kB)
Abstract
ABSTRAK
Indikasi Geografis merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual yang merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, dan/atau kombinasi dari kedua faktor tersebut memberikan sebuah reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan. Produk yang telah didaftarkan Indikasi Geografis akan terus mendapatkan perlindungan selama produk tersebut terjaga kualitasnya. Banyak produk yang memiliki potensi di Madura namun belum didaftarkan dan belum mendapatkan perlidungan Indikasi Geografis. Seperti halnya tembakau Madura yang terdapat pada wilayah Kabupaten Pamekasan. tembakau Madura memiliki aroma oriental, rasa dan karakteristik yang khas, 55% pemasok tembakau rajangan di Jawa Timur yang digunakan sebagai bahan baku utama rokok kretek. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti apakah tembakau Madura berpotensi mendapatkan perlindungan Indikasi Geografis dan bagaimana peran Pemerintah Daerah Pamekasan dalam upaya melindungi tembakau Madura. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memaparkan aspek-aspek dalam tembakau Madura sehingga dapat memenuhi syarat mendapatkan perlindungan Indikasi Geografis.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis empiris. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan fakta di lapangan dan pendekatan Perundang-undangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tembakau Madura di Pamekasan berpotensi memenuhi syarat mendapatkan perlindungan Indikasi Geografis. Namun kurangnya pengetahuan masyarakat serta Pemerintahan Daerah Kabupaten Pamekasan akan Indikasi Geografis dan kurang optimalnya peran Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan dalam upaya melindungi tembakau Madura, mengakibatkan tembakau Madura di Pamekasan tidak didaftarkan dan terhambat dalam memperoleh perlindungan Indikasi Geografis.
Kata Kunci : tembakau Madura, perlindungan indikasi geografis, upaya perlindungan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM BINTANG RUSDYANSYAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | tembakau Madura, perlindungan indikasi geografis, upaya perlindungan. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 22:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28872 |
