TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (880kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39649-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang memiliki banyak manfaat. Namun, produktivitasnya di tingkat petani masih relatif rendah, sedangkan kebutuhan konsumsi terus meningkat setiap tahun. Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan juga dapat menurunkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman, sehingga diperlukan alternatif pemupukan yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk anorganik dengan pemberian Biosaka yang diklaim mampu menekan penggunaan pupuk kimia hingga 30–70%. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura pada November 2025–Februari 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf dosis pupuk anorganik, yaitu P0 kontrol, P1 20% dosis anjuran, P2 40% dosis anjuran, P3 60% dosis anjuran, P4 80% dosis anjuran dan P5 100% dosis anjuran pada bawang merah varietas Rubaru yang meliputi SP-36 200 kg/ha, Urea 300 kg/ha, KCl 400 kg/ha, ZA 250 kg/ha. Pengaplikasian biosaka dilakukan secara berkala setiap 5 hari sekali. Parameter yang diamati meliputi panjang daun, jumlah daun, panjang akar, jumlah umbi, diameter umbi, panjang umbi, bobot basah dan bobot kering umbi per rumpun, bobot kering per umbi, susut bobot, dan produksi per hektar. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk anorganik dosis 40% (SP-36 80 kg/ha, Urea 120 kg/ha, KCl 160 kg/ha dan ZA 100 kg/ha) dengan Biosaka mampu menekan penggunaan pupuk anorganik hingga 60% dan memberikan hasil terbaik pada sebagian besar parameter pengamatan, serta menghasilkan potensi produksi >50% lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa pupuk dan 100% dosis anjuran.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YOSAFAT PETRA PRATAMA PUTRANTO |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Bawang merah; varietas Rubaru; pupuk Anorganik; Biosaka |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 21:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28786 |
