TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39646-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis dan menelaah fungsi ketidaksantunan. Jenis-jenis ketidaksantunan diklasifikasikan dalam lima kategori, seperti langsung dan tanpa basa-basi (bald on record), ketidaksantunan positif (positive impoliteness), ketidaksantunan negatif (negative impoliteness), sarkasme/kesantunan pura-pura (sarcasm/mock politeness), dan menahan kesantunan (withhold politeness). Sementara itu, terdapat tiga fungsi ketidaksantunan, yaitu afektif, koersif, dan hiburan. Subjek penelitian ini adalah komentar netizen pada unggahan resmi Eric Adams di Instagram. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Culpeper (1996) dan Culpeper (2011). Metode pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dengan pendekatan nonpartisipan. Dalam metode ini, peneliti menganalisis komentar tanpa terlibat atau berpartisipasi dalam percakapan, melainkan hanya mengamati dan menafsirkan data yang tersedia. Data yang dikumpulkan berupa komentar yang mengandung unsur ketidaksantunan yang ditampilkan sebagai ujaran berisi ekspresi emosional terhadap Eric Adams. Analisis data menggunakan teknik Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yang meliputi tiga langkah: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis ketidaksantunan yang ditemukan dalam komentar netizen, yaitu langsung dan tanpa basa-basi (bald on record), ketidaksantunan positif (positive impoliteness), ketidaksantunan negatif (negative impoliteness), sarkasme/kesantunan pura-pura (sarcasm/mock politeness). Sementara itu, menahan kesantunan (withhold politeness) tidak ditemukan dalam komentar-komentar tersebut. Berdasarkan temuan tersebut, positive impoliteness merupakan jenis yang paling sering ditemukan sedangkan sarcasm/mock politeness merupakan yang paling jarang muncul. Selain itu, hanya ditemukan dua fungsi ketidaksantunan, yaitu afektif dan koersif, sedangkan fungsi hiburan tidak ditemukan pada kolom komentar. Dalam hal ini, fungsi koersif menjadi yang paling dominan, sementara afektif adalah yang paling sedikit ditemukan. Dominasi ketidaksantunan positif (positive impoliteness) dengan fungsi koersif menunjukkan bahwa orang-orang di kolom komentar sering menggunakan bahasa yang menyinggung untuk menekan atau memengaruhi orang lain. Hal ini mengungkapkan bahwa interaksi daring dapat menjadi lebih agresif dan bersifat mengontrol.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANI NOVITASARI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Impoliteness; Comment Section; Eric Adams; Instagram. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 21:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28774 |
