TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Abstract_TOC.pdf
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Chapter 1.pdf
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20583-170.111.100.076_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
Abstract
ABSTRAK
Hilangnya barang saat berada di dalam wilayah bea cukai dalam hal ini tidak sesuai dengan fungsi dan wewenang Ditjen Bea Cukai yang terdapat dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 1995 Tentang Kepabeanan. Karena pada pasalnya Ditjen Bea Cukai berfungsi sebagai fasilitas perdagangan harus dapat membuat suatu hukum kepabeanan yang dapat mengantisipasi perkembangan dalam masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan dan pengawasan lebih cepat, lebih baik dan lebih murah. Namun, seiring dengan perkembangan zaman proses pengiriman barang mengalami gangguan dan hambatan serta sering terjadi suatu kejahatan dan ketidak bertanggungjawaban atas barang yang akan di ekspor maupun di impor. Bentuk kejahatan tersebut diantaranya yaitu tanggung jawab mengenai proses pengiriman barang. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti karena untuk menangani kasus kejahatan kepabeanan yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugas Penegakan Hukum berkaitan dengan Tindak Pidana Kepabeanan.
Adapun tinjaun pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan teori-teori Tanggung Jawab serta Kepastian Hukum. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Penegakan Hukum bertanggung jawab atas kehilangan maupun kerusakan barang. Pelaksanaan ganti rugi barang bersadarkan tingkat kerusakan barang, apabila kerusakan diwilayah bea cukai maka pihak bea cukai bertanggung jawab dengan catatan kerusakan tersebut memang disebabkan oleh kelalaian karyawan atau agen perusahaan.
Kata Kunci: Ditjen Bea Cukai, Barang, Penegakan Hukum.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURUL LATIFA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Ditjen Bea Cukai, Barang, Penegakan Hukum |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 21:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28679 |
