TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Abstract_TOC.pdf
Download (641kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Chapter 1.pdf
Download (643kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (635kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (634kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (634kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20571-160111100143_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (634kB)
Abstract
ABSTRAK
Pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja akan melahirkan lingkungan yang kondusif dan aman bagi pekerja. Upaya dalam mencegah timbulnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja merupakan program yang dibuat bagi pekerja maupun pemberi kerja dalam bentuk program keselamatan dan kesehatan kerja dengan cara mengetahui hal yang dapat berpotensi dalam menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja. Namun dalam prakteknya pelaksanaan-pelaksanaan seperti pemeriksaan kesehatan kerja secara berkala, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, serta BPJS Ketenagakerjaan khususnya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian belum terlaksana di PT. X .Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan melalui pendekatan fakta-fakta, teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan telaah pustaka yang kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif yakni memaparkan dan harus menjelaskan tentang subjek dan objek penelitian yang ditemukan.Hasil penelitan menunjukkan bahwa PT. X tidak melakukan ketentuan sesuai dengan yang diamanatkan dalam Pasal 8 ayat (2) undang-undang keselamatan kerja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kerja secara berkala pada dokter yang dibenarkan oleh direktur. Pemberi kerja tidak menyelenggarakan pembinaan atau pelatihan kerja sebagai upaya pencegahan kecelakaan dan pemberantasan kebakaran serta peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja , serta dalam pemberian pertolongan pertama pada kecelakaan yang tidak dilaksanakan sesuai dengan Pasal 9 ayat 3 undang-undang kecelakaan. Kemudian terkait dengan pelaksanaan BPJS ketenagakerjaan yang harus mendaftarkan pekerja menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan khususnya dalam jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian karena perusahaan ini dalam usaha jasa konstruksi harus terdaftar dalam kedua jaminan tersebut sesuai dalam Pasal 53 PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Kata Kunci : keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan, tanggung jawab
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDREANA NOOR AIDA |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan, tanggung jawab |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 21:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28629 |
