TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (651kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20563-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (435kB)
Abstract
Tanaman kersen merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Diantaranya ialah sebagai antioksidan dan antibakteri. Banyak sekali penelitian yang telah dilakukan untuk memaksimalkan potensi dari tanaman ini. Namun metode ekstraksi yang digunakan masih berupa metode konvensional yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan senyawa ekstrak. Metode ekstraksi modern seperti metode MAE yang menggunakan gelombang mikro dapat membantu mempercepat proses ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu ekstraksi dari ekstrak daun kersen terhadap aktivitas antioksidan dan aktibakteri menggunakan metode Microwave Assisted Extraction. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap menggunakan 2 faktor yaitu waktu ekstraksi (3 menit, 5 menit, dan 7 menit) dan suhu ekstraksi (Low dan MedLow). Hasil ekstraksi dianalisa hasil rendemen, uji fitokimia, aktivitas antioksidan, aktivitas antibakteri dan nilai HPP dari ekstrak daun kersen. Berdasarkan hasil rendemen diketahui bahwa semakin lama waktu ekstraksi menyebabkan nilai rendemen semakin menurun. Pada hasil uji fitokimia diketahui bahwa ekstrak daun kersen mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Pada uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa waktu ekstraksi berpengaruh nyata terhadap nilai IC50 sedangkan suhu ekstraksi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai IC50. Dan berdasarkan uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa waktu dan suhu ekstraksi tidak berpengaruh nyata terhadap nilai zona hambat yang dihasilkan. Semakin tinggi nilai zona hambat, maka aktivitas antibakteri juga akan semakin besar. Harga pokok penjualan dari ekstrak daun kersen yaitu Rp. 21.300 per 100 ml dengan keuntungan 10%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI MUTAMMIMAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Antibakteri, antioksidan, daun kersen, MAE |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 20:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28595 |
