TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Abstract.pdf
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (640kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Chapter1.pdf
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39593-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menggambarkan pengalaman subjektif aktor pengelola Dana Bagi Hasil (DBH) Migas di Kabupaten Bojonegoro terkait faktor penyebab tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dari rendahnya penyerapan anggaran, serta implikasinya terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah penghasil migas terbesar di Indonesia dengan total penerimaan DBH Migas dan DBH PBB Migas sebesar Rp18.450.134.109.800 selama 2015–2024, namun angka kemiskinannya masih di atas rata-rata Jawa Timur (11,49% berbanding 10,77%). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi transendental Moustakas (1994), melibatkan empat partisipan kunci dari BPKAD, BAPENDA, dan BAPPEDA yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam siklus pengelolaan APBD dan DBH Migas, dengan saturasi data tercapai pada partisipan keempat. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi (Desember 2025–Januari 2026), dianalisis melalui tahapan epoche, reduksi fenomenologis, imaginative variation, dan synthesis. Hasil penelitian mengidentifikasi 127unit makna dalam lima tema utama: ketidakpastian eksternal, hambatan internal struktural, dilema moral stewardship, dampak pembangunan ganda, dan visi keberlanjutan. Temuan menunjukkan SiLPA tinggi bersifat multidimensional, dipengaruhi fluktuasi harga migas global, ketidaksinkronan timing transfer pusat dengan siklus APBD, dan ketiadaan mekanisme lelang dini. Esensi fenomena dirumuskan sebagai "Stewardship Afektif dalam Ketidakpastian", di mana emosi pengelola keri (malu kolektif Jawa), pontang-panting (frustrasi temporal), pedang bermata dua (ambiguitas moral), dan puasa perencana (validasi eksistensial) bukan sekadar reaksi psikologis, melainkan kekuatan moral yang mendorong inovasi kelembagaan seperti Dana Abadi Pendidikan dan lelang dini. Penelitian ini memperkaya Teori Stewardship dengan dimensi afektif-budaya yang selama ini luput dari literatur pengelolaan keuangan daerah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HARTANTI JUWITA APRILIANI |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | DBH Migas, SiLPA, pembangunan daerah, stewardship afektif, Kabupaten Bojonegoro |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 20:44 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28564 |
