TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39581-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji kontrol terhadap tubuh perempuan dalam The Yellow Wallpaper (1892) karya Charlotte Perkins Gilman melalui perspektif kritik sastra feminis. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai medium yang merefleksikan dan membentuk relasi kekuasaan sosial, khususnya yang berkaitan dengan gender. Dalam struktur patriarki, tubuh perempuan sering kali diatur dan didisiplinkan melalui praktik sosial, domestik, dan medis. Penelitian ini berfokus pada bagaimana bentuk-bentuk kontrol tersebut bekerja serta bagaimana hal tersebut berkontribusi terhadap kemunduran psikologis tokoh perempuan.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa bukti tekstual dalam bentuk narasi dalam The Yellow Wallpaper yang merepresentasikan pengaturan dan kontrol terhadap tubuh perempuan. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori body politics dari Susan Bordo sebagai kerangka analisis utama, yang didukung oleh konsep kekuasaan disipliner dari Michel Foucault untuk menjelaskan mekanisme kontrol. Kritik sastra feminis digunakan sebagai pendekatan metodologis dalam menafsirkan teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tubuh perempuan dalam The Yellow Wallpaperrndikontrol melalui beberapa bentuk yang saling berkaitan, yaitu pembatasan fisik, kontrol terhadap ekspresi, pengawasan medis, dan pembatasan ruang. Bentukbentuk kontrol ini dilegitimasi oleh otoritas patriarki dan medis yang beroperasi dengan kedok perawatan dan pengobatan. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi terhadap tubuh tersebut menyebabkan internalisasi kekuasaan, yang memunculkan keraguan diri, kepatuhan, serta perasaan bersalah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kemunduran psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemunduran psikologis tokoh perempuan bukan disebabkan oleh kelemahan mental yang inheren, melainkan oleh kontrol tubuh yang sistematis dalam struktur patriarki dan medis. Dengan menempatkan tubuh sebagai locus utama kekuasaan, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sastra feminis serta menegaskan pentingnya konsep body politics dalam memahami penindasan terhadap perempuan dalam teks sastra.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM EKA SUKMA MARISYA |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Body Politics;Disciplinary Power;Feminist Literary Critictsm; Patriarchy;The Yellow Wallpaper |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 20:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28515 |
