TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Abstract.pdf
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Chapter1.pdf
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (904kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39566-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi sebagai upaya mendukung kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model jaringan distribusi yang optimal pada program MBG di Kabupaten Bangkalan dengan menggunakan pemodelan Mixed Integer Linear Programming (MILP). Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah penentuan lokasi dapur yang optimal serta alokasi distribusi yang efisien guna meminimalkan total biaya operasional. Model dikembangkan dengan mempertimbangkan dua skenario, yaitu skenario terpusat (centralized) dan skenario tersebar (decentralized). Perangkat lunak AnyLogistix digunakan untuk menentukan lokasi dapur yang layak dibangun berdasarkan analisis jaringan distribusi dan kedekatan geografis, sedangkan model matematis berbasis MILP diimplementasikan menggunakan LINGO. Fungsi tujuan dalam model ini adalah meminimalkan total biaya yang terdiri dari biaya pembukaan dapur (fixed cost) serta biaya transportasi yang meliputi biaya bahan bakar, biaya perawatan kendaraan (maintenance), dan biaya operasional berupa gaji sopir dan helper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing skenario menghasilkan konfigurasi jaringan distribusi yang berbeda, di mana skenario centralized cenderung menghasilkan jumlah dapur yang lebih sedikit dengan jarak distribusi yang lebih jauh, sedangkan skenario decentralized menghasilkan jumlah dapur yang lebih banyak dengan jarak distribusi yang lebih pendek. Penelitian ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (Zero Hunger) melalui peningkatan akses terhadap makanan bergizi serta tujuan ke-9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pengembangan sistem distribusi yang efisien dan berbasis optimasi, sehingga model yang diusulkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan jaringan distribusi program MBG yang efektif dan berkelanjutan.rnKata Kunci: Makan Bergizi Gratis (MBG), Central, Decentral, AnyLogistix, Lingo, SDGs
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RACHMAD OKTORIO SYAHBANI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Makan Bergizi Gratis (MBG), Central, Decentral, AnyLogistix, Lingo, SDGs |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 20:17 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28454 |
