TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (604kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (134kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-30251-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Perkembangan teknologi informasi tidak hanya berdampak positif, namun juga negatif bagi masyarakat, salah satunya adanya peningkatan kejahatan cybercrime. Diantara jenis cybercrime, yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah kejahatan carding atau pembobolan identitas kartu kredit orang lain secara illegal. Kejahatan ini memanfaatkan media penyimpanan flashdisk dan harddisk untuk menyimpan data hasil carding. Namun, pelaku berusaha menghilangkan bukti kejahatannya dengan menghapus seluruh data bukti. Oleh sebab itu, adanya penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti digital terkait kasus carding.rnPenelitian ini menghasilkan prosedur digital forensik dalam melakukan investigasi pada media penyimpanan guna memulihkan barang bukti berupa file. Sehingga penelitian ini menggunakan tools FTK Imager dan Autopsy, serta metode National Institute of Standards and Technology Special Publication 800-86 (NIST SP 800-86) yang memiliki empat tahapan yaitu Pengumpulan, Pemeriksaan, Analisis, dan Pelaporan sebagai acuan dalam proses akuisisi serta pengolahan bukti digital.rnPenelitian ini dilakukan dengan mengakuisisi data pada bukti elektronik menggunakan FTK Imager, dan didapatkan rata-rata waktu yang untuk menyalin data pada flashdisk dengan storage 8GB yaitu 8 menit, sedangkan pada harddisk dengan storage 80GB diperlukan waktu 43 menit. Selanjutnya, hasil pemulihan data pada penelitian ini menunjukkan bahwa FTK Imager dan Autopsy mampu memulihkan barang bukti yang dihapus (Shift+Delete), dengan presentase keberhasilan 100%. Sebaliknya, kedua alat forensik tersebut tidak dapat memulihkan data yang dihapus dengan cara pemformatan pada bukti elektronik, sehingga presentase keberhasilan 0%. Hal tersebut terbukti dari hasil pengujian terhadap bukti elektronik yang telah dilakukan oleh peneliti sebanyak 5 kali pengujian dalam kurun waktu 8 minggu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DINI WULAN SUCI |
| Department | Sistem Informasi |
| Uncontrolled Keywords | Cybercrime; FTK Imager dan Autopsy; NIST SP 800-86 |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Sistem Informasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 20:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28397 |
