TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (915kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (743kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (398kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (733kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39545-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (821kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi stunting di wilayah Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, yang dipicu oleh adanya divergensi atau jurang pemisah antara gizi medis modern dengan keyakinan tradisi lokal. Tantangan utama dalam penanganan stunting di wilayah ini adalah rendahnya tingkat literasi kesehatan dan kuatnya pengaruh adat, seperti praktik pemberian makanan dini pada bayi serta tingginya kepercayaan masyarakat terhadap tokoh agama (Kyai) dibandingkan tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif yang diterapkan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Tanah Merah dalam mengelola divergensi tersebut guna menurunkan angka stunting.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori retorika Aristoteles (Ethos, Pathos, Logos) dan komunikasi FatisrnHasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Tanah Merah menerapkan strategi komunikasi persuasif yang adaptif terhadap budaya lokal. Pertama, penguatan Ethos dilakukan dengan melibatkan Kyai sebagai mediator pesan kesehatan karena memiliki otoritas moral tertinggi di masyarakat. Kedua, penggunaan pesan berbasis Pathos dan Logos dilakukan dengan menyederhanakan istilah medis ke dalam bahasa Madura agar lebih mudah diterima. Komunikasi fatis turut andil dalam upaya ini. komunikasi fatis mengedepankan kearifan lokal melalui sapaan hangat, apresiasi personal, dan penggunaan bahasa daerah yang santun, para nakes berhasil mentransformasi persepsi publik dari hubungan formal otoritas medis menjadi ikatan emosional layaknya keluarga. Strategi ini terbukti efektif dengan menurunnya prevalensi stunting secara drastis menjadi 13 kasus per Agustus 2025. Kesimpulannya, komunikasi persuasif yang kolaboratif dan menghargai kearifan lokal merupakan kunci keberhasilan perubahan perilaku kesehatan di lingkungan masyarakat tradisional.rnKata Kunci: Komunikasi Persuasif, Stunting, Tradisi Lokal, Komunikasi Fatis, Puskesmas Tanah Merah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ROSIDI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Komunikasi Persuasif, Stunting, Tradisi Lokal, Komunikasi Fatis, Puskesmas Tanah Merah. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 19:57 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28377 |
