TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (688kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (578kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20481-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi adanya fenomena yaitu kelembagaan yang
kurang sesuai di lokasi penelitian yang idealnya pelaku aktif pengembang ekowisata
mangrove di Kelurahan Bancaran adalah aparatur kelurahan beserta jajarannya,
tokoh masyarakat, masyarakat setempat. Namun pada kenyataanya yang menjadi
pelaku aktif justru pihak eksternal yaitu Bupati beserta istri, BAPPEDA, Forum CSR
dan Dinas lingkungan hidup, tanpa melibatkan Dinas pariwiwsata. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kelembagaan ekowisat mangrove Bancaran yang
meliputi aturan main formal maupun informal, pelaku dan peran pelaku yang terlibat,
serta hubungan antar pelaku di ekowisata mangrove Bancaran. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Fenomenologis
berusaha untuk memahami makna peristiwa serta interaksi pada orang-orang biasa
dalam situasi tertentu. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data
sekunder. Informan pada penelitian ini yang tertuju adalah pelaku yang terlibat
dalam proses pengembangan ekowisata mangrove Bancran. Tahap analisis data
meliputi reduksi dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kelembagaan yang ada di ekowisata mangrove Bancaran yang
berkaitan dengan aturan main formal belum adanya perdes tentang desa wisata dan
juga belum adanya aturan rencana induk pemerintah kabupaten Bangkalan tentang
desa wisata sedangkan dalam aturan main informal memakai aturan norma yang
melekat di tempat wisata yaitu norma agama dan norma budaya Madura. Pelaku
yang terlibat dalam pengembangan ekowisata mangrove Bancaran ialah dari pihak
eksternal bukan dari masyarakat setempat. Peran pelaku belum sesuai dengan
seharusnya dimana masyarakat setempat belum tidak menjadi pelaku aktif. Adanya
Hubungan antar pelaku yang kurang bersinambung yaitu dari pihak pemerintah dan
pihak masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WILDAN NASRUL MUKHOLADUN |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Kelembagaan, Ekowisata Mangrove |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 19:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:18 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28242 |
