TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (898kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39499-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (777kB)
Abstract
Kabupaten Pamekasan memiliki keragaman kondisi tanah dan iklim antar daerah yang berpengaruh terhadap pilihan komoditas dan stabilitas produksi pertanian. Namun, sebagian besar kajian zonasi di Indonesia masih menggunakan data skala tinjau dan metode clustering konvensional sehingga belum mampu menggambarkan variasi biofisik hingga tingkat desa. Penelitian ini menggunakan penyusunan zona agroekologi berbasis clustering tanah-iklim multi-tahun di Kabupaten Pamekasan sebagai dasar pengelompokan wilayah tanam. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi unsur hara tanah (pH, kandungan karbon organik, dan hara makro N, P, K) diekstraksi dari SoilGrids, variabel iklim (curah hujan, suhu udara, dan penyinaran) diperoleh dari ERA5-Land melalui platform Google Earth Engine. Data yang diambil mulai dari tahun 2014 sampai dengan 2024. Metode penelitian ini menggunakan kerangka CRISP-DM, meliputi Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Pemodelan menggunakan algoritma HDBSCAN. Berbagai kombinasi parameter min_cluster_size dan min_samples diuji untuk memperoleh struktur zona yang paling stabil. Kualitas klaster dievaluasi dengan Silhouette Coefficient, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz. Hasil pemodelan membentuk tiga zona agroekologi dan satu kategori noise. Dari total 184 desa, sebanyak Zona 1 48 desa, Zona 2 63 desa, dan Zona 3 52 desa tergolong non-noise (total 163 desa), sedangkan 21 desa tergolong noise. Zonasi yang terbentuk memberikan dasar kuantitatif untuk pemetaan agroekologi tingkat desa dan mendukung perencanaan pengembangan komoditas serta intervensi teknologi pertanian yang lebih sesuai dengan kondisi biofisik lokal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WISNU ARY SWADANA |
| Department | Sistem Informasi |
| Uncontrolled Keywords | ERA5-Land, HDBSCAN, Google Earth Engine, Pamekasan, SoilGrids, Zonasi Agroekologi. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Sistem Informasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 19:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28176 |
