TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23014-170531100110_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pembingkaian berita di Media online. Dalam mengikuti arus digitalisasi, media pun mengalami konvergensi dengan memanfaatkan layanan internet secara online. Framing berita yaitu pemilihan fakta dalam sebuah peristiwa yang dinilai penting disajikan dan dipikirkan pembaca dengan tujuan untuk membingkai sebuah informasi agar melahirkan makna atau kesan tertentu yang diinginkan media, atas wacana yang akan ditangkap oleh khalayak. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi terhadap naskah berita online.
Hasil analisis tentang pembingkaian Media Online Kompas.com, Detik.com dan Republika Online dalam mengemas pemberitaan,Dapat di simpulan Kompas.com, Detik.com maupun Republika Online memiliki sikap yang berbeda terhadap isu Antisipasi pemerintah mengenai penaganan covid-19 dilihat dari Kompas.com dengan mengusun tag line yang berbunyi “ Perbedaan Sebagai Wujud Semangat Menghargai Perbedaan dan Keberagaman dalam memenuhi kebutuhan berita berbagai pembacanya” . Dengan ini kompas.com mengungkapkan pemberitaan sesuai isu dan fakta dari sudut pandang pemerintah dalam menangani kasus wabah penyakit covid-19 kompas.com menyampaikan pemberitaan secara kebaruan dan isu terkini. Sedangkan detik.com memiliki motto “ Mengapa menunggu Besok, Detik ini juga” untuk detik.com sendiri lebih mementingkan kecepatan sehingga pemberitaan mengenai penanganan pemerintah tentang wabah covid-19 lebih kepada angka yang di beritakan oleh detik.sehingga menggiring opini public yang menakutkan juga pandangan masyarakat tentang penanganan pemerintah yang kurang. Untuk Republika.online sendiri mengusung tagline “Jendela Umat” dimana republika online lebih mengutamakan kalangan luas tanpa berpihak ke satu sama lain sehingga pemberitaan mengenai isu pemerintah tentang wabah covid-19 ini lebih netral dan tidak memihak dan pemberitaan yang di beritakan menyeimbangka goog news dengan bad news.
Kata Kunci : Analisis Framing. Konstruksi Berita, Media Online, Antisipasi Penanganan Pemerinta, Covid-19.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RIYADLATUS SHOLEHAH |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | "Analisis Framing. Konstruksi Berita, Media Online, Antisipasi Penanganan Pemerinta, Covid-19." |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2817 |
