TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039 Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (443kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11990-140461100039_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (157kB)
Abstract
Pada setiap butir padi atau gabah setelah panen memiliki kadar air yang masih tinggi sehingga memerlukan proses pengeringan agar dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama atau dilanjutkan pada proses penggilingan. Para petani padi biasanya terlebih dahulu mengeringkan gabah sebelum dijual dengan cara menjemurnya di terik matahari. Hal ini akan memerlukan halaman yang luas, bergantung pada cuaca dan waktu yang lebih lama. Pada alat ini menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi keadaan suhu serta kelembaban. Sistem ini menggunakan tempat pengering berupa loyang agar gabah dapat di aduk sehingga gabah dapat kering merata. Adanya loadcell sebagai timbangan pada gabah untuk mengetahui berkurangnya berat gabah sebelum dan sesudah dikeringkan pada oven pengering gabah. Sistem akan berhenti secara otomatis pada saat gabah beratnya telah mencapai 500g dan buzzer akan hidup serta LCD akan menampilkan “Gabah Sudah Kering”. Saat berat gabah yang dikeringkan menjadi 500g, maka kadar air gabah mencapai 13,5% hinggga 15,2% sedangkan kadar air gabah besah mencapai 29,8% hingga 33.0%. Arduino Uno yang digunakan sebagai kontroler pada prototipe. Prototipe ini berfungsi untuk mempermudah para petani agar bisa menjemur gabah tanpa harus bergantung pada cuaca. Pada proses pengeringan gabah menggunakan terik matahari membutuhkan waktu sekitar 3-5 jam, sedangkan untuk pengeringan gabah menggunakan prototipe membutuhkan waktu lebih sedikit yaitu 1-3 jam tergantung berat gabah yang akan dikeringkan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NAJIAH SAIDATUL FITRI |
| Department | Mekatronik |
| Uncontrolled Keywords | Kata Kunci : Sensor DHT11, Kawat pemanas, Loadcell, Arduino Uno. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 19:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28143 |
