TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (567kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (707kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (808kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39486-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (745kB)
Abstract
Nur Wanda Ramadani 220521100040 Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul “Konstruksi Sosial Larangan Penggunaan Batik Parang Di Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk”. Atas bimbingan dari Dr. Mutmainnah, S.Sos., M.Si. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana proses konstruksi sosial larangan penggunaan batik parang bagi masyarakat Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara secara langsung dengan informan, serta dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Penelitian ini menggunakan Teori Konstruksi Sosial atas Realitas dari Peter L.Berger dan Thomas Luckman dengan tiga konsep utamannya yaitu eksternalisasi, obyektivasi dan internalisasi untuk memahami fenomena larangan penggunaan batik parang Di Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Hasil dari penelitian ini bahwa larangan tersebut merupakan hasil dari proses konstruksi sosial yang sudah berlangsung secara turun-temurun melalui lintas generasi. Larangan penggunaan batik parang muncul sebagai aturan bukan secara alami, tapi adanya keberhasilan yang dikonstruksikan, dilembagakan dan diinternalisasi sebagai realitas sosial yang mengatur perilaku masyarakat. Masyarakat Desa Ngluyu menaati aturan tersebut agar terhindar dari malapetaka dan ingin hidup sejahtera tanpa adanya hal yang tidak diinginkan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR WANDA RAMADANI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konstruksi Sosial, Larangan, Batik Parang, Mitos |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28127 |
