TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (975kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39485-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika modal sosial masyarakat dalam Pengembangan Wisata Tani Betet di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pengelola wisata, masyarakat desa, serta aktor eksternal yang terkait. Penelitian ini menggunakan perspektif teori modal sosial Robert D. Putnam yang meliputi tiga bentuk utama yaitu bonding social capital, bridging, dan linking. Selain itu, peran modal sosial juga tercermin dalam berbagai aksi pengembangan wisata, seperti peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan kelembagaan Pokdarwis, serta upaya promosi wisata melalui media sosial. Aksi-aksi tersebut menunjukkan bahwa modal sosial tidak hanya berfungsi sebagai perekat hubungan sosial, tetapi juga sebagai modal kolektif yang mendorong tindakan bersama dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat. Namun demikian, penelitian ini menemukan bahwa pemanfaatan modal sosial tersebut belum sepenuhnya optimal dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara merata. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap kebijakan pendukung, sumber daya ekonomi, serta ketergantungan terhadap bantuan aktor eksternal dalam pengembangan wisata. Pada penelitian ini juga menemukan bahwa dalam pelaksanaannya, modal sosial juga dapat menyebabkan konflik berupa kerenggangan hubungan antar masyarakat yang disebabkan oleh perbedaan kepentingan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa modal sosial merupakan faktor penting dalam pembangunan wisata berbasis masyarakat, namun keberadaannya bersifat kondisional dan tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan struktural berupa kebijakan, sumber daya, dan penguatan institusi lokal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DHIMAS APRI CAHYONO |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Modal sosial; Dinamika sosial; Wisata Tani; Masyarakat Desa; Desa Betet |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28120 |
