TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (551kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (650kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (476kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (489kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39480-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Tingginya angka perceraian di wilayah tersebut menyebabkan banyak ibu tunggal menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh utama anak di tengah meningkatnya penggunaan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model digital parenting dalam praktik pengasuhan anak yang dilakukan oleh ibu tunggal usia dewasa awal di Madura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, serta dokumentasi riwayat penggunaan media digital anak pada empat ibu tunggal usia dewasa awal (18-40 tahun) yang berdomisili di Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal menerapkan tiga model digital parenting, yaitu active mediation,restrictive mediation, dan co-use. Active mediation dilakukan melalui pemberian penjelasan mengenai risiko penggunaan gadget terhadap kesehatan mata anak serta diskusi terkait pesan moral dari konten yang dikonsumsi anak. Model restrictive mediation ditunjukkan dengan pembatasan durasi penggunaan gadget, pembatasan konten yang tidak sesuai usia, pelarangan permainan daring, serta penyitaan gadget sebagai konsekuensi atas pelanggaran aturan. Sementara itu, co-use ditunjukkan melalui kehadiran fisik ibu saat anak menggunakan media digital serta aktivitas menonton bersama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu tunggal usia dewasa awal di Madura cenderung mengombinasikan ketiga model tersebut secara fleksibel sesuai dengan kondisi pengasuhan sehari-hari, dengan restrictive mediation sebagai pendekatan yang paling sering digunakan untuk melindungi anak dari dampak negatif teknologi digital.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AYU MANUNGGAL |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Digital parenting, Ibu Tunggal, Pengasuhan Anak, Media Digital, Madura |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/28100 |
