TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 COVER-digabungkan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (422kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
Abstract
AbstrakrnPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menemukan jawaban atas permasalahan atau persoalan hukum di Hutan Konservasi. Pengelolaan di Dusun Sendang Biru, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang dengan mengacu pada aspek kearifan lokal. Studi tentang pengaturan yang tumpang tindih antara UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Penilaian terhadap aspek lokal dimana kesadaran masyarakat beradarnkonsisten dan berkelanjutan dalam melakukan upaya konservasi di kawasan CMC Tiga Warna yang mengacu pada konsep kearifan lokal budaya Jawa yaitu Memayu Hayuning Bhawana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Hukum Normatif, dengan peraturan perundang-undangan pendekatan dan Pendekatan Konseptual. Penyelesaian konflik norma yang terjadi diuji berdasarkan Teori Gert-Fredrick Malt pada prinsip preferensi terhadap hukum dengan beberapa metode, meliputi: a) Reinterpretasi; b) Pembatalan; c) Pemulihan; d) Penolakan. Dulu menemukan bahwa Bhakti Alam merupakan entitas lokal (berbentuk komunitas) yang hidup dan berlakurnkearifan lokal yang berbadan hukum berupa: 1) yayasan; 2) pemantauan masyarakat kelompok; dan 3) Kelompok Tani Hutan. Ternyata dalam praktiknya kearifan lokal tidak hanya itu saja wilayah masyarakat adat dan suku. Hal di atas merupakan paradoks dalam semangat yang dimiliki manusia persamaan hak dan kesempatan untuk berperan aktif dalam melindungi dan mengelola sumber daya alam lingkungan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengabaian (neglect) sebagai jawaban atas permasalahan yang ada yang ada dalam konflik hukum yang terjadi di Dusun Sendang Biru Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang mempunyai konsekuensi praktis. Mengenali hak entitas masyarakat lokal non-pribumi untuk membuat peraturan di wilayah yurisdiksinya kawasan hutan konservasi yang dikelolanya, pengakuan ini serupa dengan prinsip subsidiaritas dalam UU Desa. Keterbatasan definisi kearifan lokal semakin memperluas maknanya. Artinya kearifan lokal tidak hanya lahir dalam masyarakat hukum adat saja.
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM AGNI ISTIGHFAR PARIBATA |
| Department | S2 Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Protected Forest, Conflict of Norms, Local Wisdom |
| Divisions | Fakultas Hukum > S2 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:19 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27980 |
