TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Chapter5_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-23009-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
Abstract
Langkah pemerintah Indonesia sebagai respon awal terhadap pandemi Covid-19 adalah kebijakan jarak sosial/social distancing. Upaya mencegah penyebaran virus ini lebih lanjut dipertegas dengan melakukan segala kegiatan dari rumah untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19, termasuk bekerja dan bersekolah dari rumah. Pembatasan jarak fisik ini menyebabkan penurunan aktivitas di luar rumah sehingga orang tua dan anak memiliki waktu yang lebih intens untuk bersama. Dalam hal ini, orang tua memegang peranan yang cukup krusial untuk kesejahteraan subjektif anak dan perkembangan anak yang sehat. Perkembangan anak yang sehat dapat ditelaah menggunakan konsep kelekatan. Konsep kelekatan memungkinkan nilai dan kekuatan hubungan yang dibangun antara anak dan orang tua mereka, bagaimana hubungan ini terbentuk, dan bagaimana kualitas dari hubungan ini dapat memengaruhi perkembangan anak yang sehat. Ironisnya, dalam masa pandemi Covid-19 terjadi peningkatan kekerasan terhadap anak dan perempuan di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kelekatan orang tua dengan kesejahteraan subjektif remaja. Penelitian ini penting dilakukan karena individu-individu yang saat ini berada pada tahap remaja, akan masuk menjadi kelompok usia produktif. Secara ekonomi, bonus demografi hanya dapat dimanfaatkan jika kelompok produktif ini dapat berfungsi secara optimal sebagai individu sehingga kajian kondisi psikologis remaja merupakan sebuah kebutuhan sosio-psikologis (socio-psychological necessity). Penelitian ini dilakukan kepada 384 remaja dengan rentang usia 18-22 tahun yang tinggal bersama orang tua, khususnya di masa pandemi Covid-19. Instrumen skala ini adalah skala kelekatan orang tua dan skala kesejahteraan subjektif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi product moment dengan aplikasi SPSS 23.00 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,709. Artinya, hubungan antara variabel kesejahteraan subjektif dan kelekatan orang tua mempunyai tingkat hubungan yang kuat. Selain itu, diperoleh nilai signifikansi two-tailed yaitu 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel kelekatan orang tua dan variabel kesejahteraan subjektif.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WINDYAH PUJI LESTARI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Covid-19;Remaja |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:46 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2798 |
