TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (615kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20416-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (888kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konstruksi sosial yang terjadi di masyarakat tentang tradisi Nemang Bhejik. Tradisi Nemang Bhejik merupakan tradisi selamatan bayi yang masih berusia 40 hari dengan cara merias bayi menggunakan pakaian terbaiknya bahkan dengan rangkaian bunga melati.
Penelitian ini menggunakan teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Metode yang digunakan penelitian ini ialah menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi etnografi. Teknik pemilihan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan reduksi data, pemaparan dan kesimpulan dan pengujian data menggunakan triangulasi.
Hasil dari penelitian ini Terbentuknya tradisi Nemang Bhejik pada masyarakat Banyuajuh ialah dengan tiga tahapan, pertama yakni tahap eksternalisasi menghasilkan fenomena berupa penyesuaian diri dengan tradisi Nemang Bhejik bahwasannya tradisi ini merupakan hasil turun menurun dari nenek moyang, disosialisasikan oleh orang tua terdahulu dan melihat tetangga yang melaksanakan tradisi nemang bhejik, kedua disebut dengan obyektivasi menghasilkan fenomena berupa tradisi ini dilakukan dengan mengundang kerabat dan tetangga dan ketiga internalisasi menghasilkan fenomena tradisi ini sudah melekat dengan diri individu lalu menjadi kebiasaan dari dulu hingga sekarang oleh masyarakat Banyuajuh dan juga mendapat sanksi social berupa menjadi omogan tetangga apabila tidak melakukan tradisi nemang bhejik.
Kata Kunci : Konstruksi sosial, Nemang Bhejik, Banyuajuh
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI MUTMAINNAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konstruksi sosial, nemang bhejik, banyuajuh |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27968 |
