TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (333kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (72kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (26kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11935-13.01.111.00286_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
Abstract
Adanya perbedaan pengakuan antara debitur dan kreditur tentang pencairan kredit di
Koperasi Simpan Pinjam yakni debitur merasa belum menerima uang kredit dan tidakpernah menandatangani bukti penerimaan uang kredit, sedangkan kreditur merasa sudahmencairkan, maka menimbulkan permasalahan hukum tentang siapa yang bertanggunggugat atas masalah tersebut. Untuk itu, penelitian ini mengkaji apakah perjanjian kreditdapat dikualifikasi sebagai perjanjian konsensuil atau perjanjian riil, dan siapakah yangbertanggung gugat atas kredit tersebut.
Metode yang digunakan berupa pendekatan perundang-undangan (Statute Approach)untuk mengkaji isu hukum yang terjadi berdasarkan undang-undang yang mengaturnyadengan jenis penelitian normatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kredit ditinjau menurut lahirnyaperjanjian dapat dikualifikasi sebagai perjanjian konsensuil. Oleh karena itu, perjanjiankredit yang dibuat oleh kedua belah pihak mempunyai kekuatan mengikat, apabila syarat syarat
yang terdapat dalam perjanjian tersebut telah dipenuhi. Perjanjian telah diatur dalamPasal 1313 B.W, sedangkan kuitansi yang sesuai dengan Pasal 229 KUHD merupakan tandapembayaran yang seharusnya terpisah dari perjanjian kredit. Oleh karena perjanjian kredit dankuitansi tidak dapat diberlakukan secara bersama, karena keduanya telah terdapat pengaturan
yang khusus. Sesuai kasus yang diteliti maka perjanjian tersebut tidak memenuhi syarat sahperjanjian Pasal 1320 BW, karena bertentangan dengan kausa halal yang merupakan syaraobjektif suatu perjanjian, yang berakibat perjanjian tersebut batal demi hukum, maka dapadisimpulkan bahwa pihak kreditor tidak memenuhi syarat sah perjanjian karena faktorkesalahan dan pihak kreditur harus bertanggung gugat terhadap debitor berdasarkan hakhak
debitor
yang
tidak
dipenuhi
dan
berakibat
kerugian
terhadap
debitor.
Kunci : perjanjian kredit, perjanjian konsensuil, tanggung gugat
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIYAN ARUMMINING |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Keywords: credit agreement, consensual agreement, Accountability |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 18:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27933 |
