TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (440kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (736kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20386-160421100071_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Sekitar 30% luas lahan pertanian jagung provinsi jawa timur berada di pulau Madura. Pamekasan adalah salah satu dari 4 kabupaten di pulau Madura yang memiliki luas lahan pertanian jagung sekitar 29.716,72 ha. Sebagian besar hasil penen jagung madura dipasarkan ke tengkulak, itu sebabnya petani jagung madura tidak mendapatkan keuntungan yang maksimal karena mendapatkan harga ketetapan dari tengkulak, bukan ketetapan harga dari perusahan. Itu disebabkan karena petani kurang tahu prosedur yang jelas dalam penjualan ke gudang, adanya kemudahan yang ditawarkan tengkulak dalam penjualan jagung ke gudang, biaya transportasi yang mahal. Oleh karena itu pada penelitian ini akan mengusulkan pembuatan gudang perwakilan yang lebih dekat dengan kelompok tani dan petani mendapatkan harga ketetapan harga dari perusahaan.
Terdapat 534 kelompok tani yang tersebar di kabupaten pamekasan yang akan dikelompokkan berdasarkan setiap kecamatan memiliki 2 pusat kelompok atau 2 dikalikan dengan 13 kecamatan, sehingga hanya terdapat 26 kelompok tani dengan menggunakan 2 metode yakni P-Median dan P-Center, kemudian ditetapkan 7 gudang perwakilan sebagai tempat penyimpanan jagung sebelum di distribusikan ke perusahaan oleh peneliti. Penentuan lokasi optimal gudang perwakilan jagung menggunakan software Anylogistix dengan metode Greenfield Analysis, namun jarak dalam metode ini didapatkan dengan menarik garis lurus antar koordinat. Oleh karena itu dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode Network Optimization dengan software yang sama. metode Network Optimization juga menampilkan jarak tempuh berdasarkan jalur distribusi sebenarnya dari kelompok tani jagung hingga ke produsen. Supplier jagung bagi peternakan hewan atau perusahaan yang membeli jagung dari petani di kabupaten Pamekasan ditetapkan bertempat di kota Surabaya tepatnya pada PT. Gold Coin Indonesia. Perbandingan dua metode pengelompokan dengan tujuan meminimalkan jarak tempuh yang berdasarkan rute jalan sebenarnya, maka kriteria pertama (total jarak rata-rata), ketiga (total jarak tempuh pusat kelompok tani ke anggota), dan keempat (total jarak tempuh pusat kelompok ke gudang perwakilan terpilih) akan lebih optimal jika menggunakan metode p-median sebagai metode dalam pengelompokannya, dan untuk kriteria kedua (total jarak maksimum) akan lebih optimal jika menggunakan metode p-center.
Kata Kunci : Jagung, Kelompok Tani Jagung, Gudang Perwakilan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUKHAMMAD RIFQI FUADI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Jagung, Kelompok tani jagung, Gudang Perwakilan |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27836 |
