TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (344kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (807kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (719kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (719kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (705kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11909-100311100050_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (716kB)
Abstract
ABSTRAK
Cendawan Fusarium sp. merupakan cendawan patogen tular tanah. Fusarium sp.
merupakan patogen yang sulit dikendalikan di dalam tanah. Selain membentuk
klamidospora untuk bertahan diri di dalam tanah cendawan Fusarium sp. juga
mampu berganti sifat dari parasit menjadi saprofit. Vigoritas dan kesuburan lahan
tidak bisa dilepaskan dari peranan mikroba rhizosfer. Bakteri rhizosfer kelompok
pseudomonad pendarfluor (Pf) diketahui bersifat antagonis terhadap patogen
karena dapat menghasilkan antibiotic juga siderofor. Keuntungan pengendalian
penyakit tular tanah dengan menggunakan agen hayati. Hal ini dikarenakan agen
hayati tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan senyawa-senyawa organik
yang dieksudasikan akar tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya
interaksi antara jenis agen dari bakteri Pf dengan jarak antara jenis agen dari
bakteri dan konsentrasi. Penelitian jarak antara bakteri antagonis dengan
cendawan patogen dan jenis agen ini menggunakan rancangan acak lengkap
faktorial dengan faktor perlakuan pertama empat jarak antara koloni cendawan
patogen Fusarium sp, faktor perlakuan kedua adalah jenis agen yaitu filtrat Pf dan
organisme Pf dan penelitian konsentrasi jenis agen bakteri antagonis terhadap
pertumbuhan koloni cendawan patogen menggunakan rancangan acak lengkap
faktorial dengan faktor perlakuan pertama adalah empat konsentrasi (5%, 0,05%,
0,005% dan 0,0005%), dan faktor perlakuan kedua adalah jenis agen yaitu filtrat
Pf dan organisme Pf. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANSIRA),
kemudian dilanjutkan dengan uji beda jarak nyata duncan (BJND) α: 5%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1): Pertumbuhan koloni fusarium sp. tidak
dipengaruhi oleh jarak antara koloni fusarium sp. dengan agen. (2): Pertumbuhan
koloni fusarium sp. tidak dipengaruhi oleh konsentrasi agen. (3): Tidak ada
interaksi antara agen dan jarak. (4): Pertumbuhan koloni fusarium sp. dipengaruhi
oleh jenis agen.
Kata Kunci: Fusarium sp, Pseudomonad pendarfluor, Agen Hayati
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHOLIL AMIN |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Key words : Fusarium sp, Pseudomonads fluorescence, Biological Agents. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27835 |
