TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (975kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39411-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh labelling negatif terhadap kenakalan santri di Pondok Pesantren X. Fenomena labelling negatif dalam lingkungan pendidikan kerap membentuk persepsi diri santri yang berdampak pada pola perilaku sosialnya. Pemberian cap atau stigma tertentu dapat memengaruhi cara individu memandang dirinya serta bagaimana ia berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Dalam konteks pesantren, kondisi tersebut berpotensi memunculkan perilaku menyimpang sebagai bentuk respons terhadap penilaian sosial yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 422 santri aktif yang terdaftar di Pondok Pesantren X. Sampel sebanyak 195 responden ditentukan berdasarkan tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%. Instrumen yang digunakan berupa skala labelling negatif dan skala kenakalan santri yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Proses pengumpulan data dilakukan secara sistematis sesuai prosedur penelitian kuantitatif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat labelling negatif berada pada kategori sedang dengan persentase 65,1%. Tingkat kenakalan santri juga didominasi kategori sedang dengan persentase 83,1%. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara labelling negatif terhadap kenakalan santri (p < 0,05). Besarnya kontribusi pengaruh ditunjukkan melalui nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi kenakalan santri sebagian dapat dijelaskan oleh labelling negatif. Dengan demikian, semakin tinggi labelling negatif yang diterima santri, semakin tinggi pula kecenderungan kenakalan yang muncul di lingkungan pesantren.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZUHAIR AMMAR |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Labelling Negatif, Kenakalan Santri, Pondok Pesantren |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27834 |
