TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (898kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (281kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39410-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (815kB)
Abstract
Ketahanan pangan menjadi jaminan hidup sehat bagi masyarakat dan mendukung pekerjaan agar produktif. Kondisi sosial ekonomi khususnya pendapatan, mempengaruhi pengeluaran dan pola konsumsi pangan rumah tangga, sehingga menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi terutama pada daerah yang berekosistem lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proporsi pengeluaran rumah tangga dan mengukur tingkat ketahanan pangan rumah tangga dari indikator kecukupan energi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2025 di Desa Nagasareh Kecamatan Banyuates, dengan jumlah 90 responden rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara dan metode food recall (2x24 jam). Analisis data yaitu, perhitungan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, serta klasifikasi silang antara proporsi pengeluaran pangan dengan tingkat kecukupan energi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa besaran pendapatan rumah tangga berasal dari sektor off farm, kemudian proporsi pengeluaran pangan lebih besar dibandingkan pengeluaran non pangan. Tingkat konsumsi energi termasuk defisit dimana, 10,00% rumah tangga berada dalam kategori tahan pangan, sementara 16,67% tergolong rentan pangan, 21,11% kurang pangan, dan sebanyak 52,22% dalam kondisi rawan pangan. Peningkatan konsumsi pangan perlu diarahkan pada perbaikan kualitas dan keragaman pangan, serta pengurangan pengeluaran pangan melalui peningkatan efisiensi pola belanja dan konsumsi pangan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM EMMY TRIANA MEINISA |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Pangan; Rumah tangga; Proporsi pengeluaran; Konsumsi energi; Ketahanan pangan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27830 |
