TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Abstrak_TOT.pdf
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Chapter1.pdf
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20383-150521100077_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana konsep diri yang dimiliki oleh kaum tunadaksa pada komunitas Disable Motorcycle Indonesia di Surabaya. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan informan serta dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling sebagai penentuan informannya. Verifikasi validitas data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, sedangkan untuk menganalisis data peneliti menggunakan model analisis dari Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kaum tunadaksa pada komunitas Disable Motorcycle Indonesia di Surabaya memiliki konsep diri yang positif meski sebelumnya mereka memiliki konsep diri yang negatif. Konsep diri negatif tersebut terbentuk karena faktor lingkungan dan sosialisasi yang tidak mendukung kaum tunadaksa salah satunya karena adanya pembulian dan sarana prasaran yang tidak memadai untuk mereka. Selain itu kondisi yang tidak normal atau terganggu yang dialami oleh kaum tuna daksa menyebabkan mereka mempersepsikan diri mereka sendiri sebagai orang yang cacat yang akhirnya mereka tidak memiliki rasa percaya diri. Sedangkan konsep diri yang positif terbentuk karena tuntutan keadaan yang memaksa kaum tunadaksa melakukan pekerjaan maupun aktivitasnya di ruang publik saat dewasa serta karena adanya kelompok rujukan yang mereka ikuti berupa komunitas Disable Motorcycle Indonesia itu sendiri.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AHMAD ALI HAIDIR |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Konsep, Diri, Tunadaksa |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27823 |
