TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-ABSRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (533kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (421kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Chapter6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11905-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (860kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tentang subjective well -being anggota komunitas vespa aliran ekstrem di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif di Kota Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan metode pengumpulan data wawancara semiterstruktur dengan teknik analisa data Milles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan triangulasi waktu sebagai uji keabsahan data. Subyek berjumlah 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya subjective well-being pada anggota komunitas vespa aliran ekstrem di Surabaya. Subjective Well-Being pada anggota dapat dilihat dari beberapa komponen yaitu pertama, komponen kognitif menunjukkan bahwa anggota memiliki pengalaman bergabung mempunyai banyak teman luas hingga mengembangkan diri. Mempunyai hubungan baik dengan masyarakat, anggota komunitas vespa dan komunitas motor lain. Perbedaan sebelum dan sesudah bergabung sekarang sudah punya pengalaman dan teman banyak. Prioritas hidup membahagiakan keluarga. Pencapaian hidup mandiri. Sangat optimis menjani hidup karena percaya tuhan mengatur, berusaha terbaik. Kedua, komponen afektif positif menunjukkan merasa bahagia bergabung dan melakukan aktivitas dikomunitas vespa karena banyak teman yang akan dikenal, mendapatan perhatian pertolongan jika mengalami kesulitaan baik tentang vespa maupun diluar tentang vespa. Bangga komuntas vespa solidaritas tinggi antar anggotanya, akan bertahan menggunakan vespa hingga tutup usia karena sudah sesuai hatinya. Ketiga komponen afektif negative menunjukkan tidak ada kondisi berat , hanya harus pintar mengatur keuangan untuk merawat modifikasinya. Tidak memiliki konflik sesama anggota komunitas vespa dan komunitas motor lain. Menanggapi stigma negative hal yang maklum karena belum mengenal secara keseluruhan, hanya melihat luarnya. Aturan keluarga tidak boleh mengutamakan kegiatan berkomuntas vespa hingga melalaikan kewajiban penting dikehidupannya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM M HASAN MAULUDI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Subjective well-being, komunitas vespa |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27820 |
