TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (866kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11886-120111100185_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
Abstract
Perusahaan dapat melakukan pemutusan hubungan kerja yang melakukan pelanggaran terhadap perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerjabersama. Tetapi sering kali pengusaha melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh yang memasuki usia pension serta tidak diikut serta kan pada program pensiun. Sehingga atas hal ini pekerja/buruh harus mendapat perlindungan hokum atas pemutusan hubungan kerja karena usia pension dan pengusaha bertanggunggugat pula membayarhak-hakpekerja yang di PHK karena usia pensiun yang tidak diikut sertakan program pensiun.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute aproach) yaitu dilakukan dengan menelaah semua undang-undang dan regulasi yang bersangkut paut denganisuhukum yang ditangani.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pensiun merupakan pemutusan hubungan kerja yang normal terjadi pada setiap karyawan dan dilaksanakan sebagai program perusahaan berdasarkan pada usia produktif seseorang. Alasan pemutusan hubungan kerja oleh perusahaan bukan hanya karena ketidak jujuran karywan melainkan juga alasan-alasan lain yang dianggap merugikan,misalnya ketidak mampuan bekerja karena usia lanjut pekerja/buruh sehingga mengalami penurunan prestasi dari hubungan kerjanya. Perlindungan hokum dalam pemutusan hubungan kerja yang terpenting adalah menyangkut kebenaran status pekerja dalam hubungan kerja serta kebenaran alas an pemutusan hubungan kerja karena hal ini berakibat hilangnya mata pencaharian pekerja/buruh untuk menghidupi diri dan keluarganya. Kemudian dalam hal pengusaha tidak mengikut sertakan pekerja/buruh pada program pensiun yang mengalami pemutusan hubungan kerja maka pengusaha wajib memberikan kompensasi yang berupauang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak.
Kata Kunci : Tanggung Gugat, pengusaha, Pekerja
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HERI KISWANTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Tanggung Gugat ; pengusaha ; Pekerja |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:20 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27748 |
