TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (686kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (446kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39388-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (782kB)
Abstract
Ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki kandungan protein tunggi namun bersifat mudah rusak sehingga memerlukan pengolahan yang tepat seperti pengasapan untik memperpanjang saya simapan damn memberikan karakteristik sensori yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis sumber asap yang berbeda terhadap mutu organoleptik dan karakteristik kimia proksimat pada ikan senangin asap. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu jenis sumber asap yang terdiri dari tiga perlakuan antara lain sekam padi (SP), bonggol jagung (BJ) dan tempurung kelapa (TK) deangan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi mutu kimia proksimat (kadar air, abu, lemak dan protein) serta mutu organoleptik (kenampakan, bau, rasa, tekstur, jamur dan lendir). Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa jenis sumber asap memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar air dan kadar abu (p<0,05). Kadar air terendah dihasilkan oleh permukaan tempurung kelapa (68.007%) namun seluruh perlakuan masih melebihi ambang batas maksimal SNI sebesar 60%. Kadar abu tertinggi ditemukan pada perlakuan sekam padi (3,039%) yang diduga akibat kandungan silika pada bahan tersebut. Kadar lemak berkisar antara 23,277% hingga 26,055% dan kadar protein berkisar antara 4,748% hingga 5,987%. Pada uji organoleptik perlakuan tempurung kelapa dan bonggol jagung lebih disukai oleh panelis terutama pada parameter kenampakan, bau, dan rasa dibandingkan dengan sekam padi. Secara keseluruhan sumber asap tempurung kelapa dan bonggol jagung menghasilkan mutu produk yang lebih baik secara sensori dibandingkan dengan sekam padi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR LATIFAH |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Ikan Senangin, Pengasapan, Sumber Asap, Proksimat, Organoleptik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27739 |
