TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (730kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (999kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20348-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (963kB)
Abstract
Dalam budidaya tanaman padi, tidak akan pernah lepas dari yang namanya hama. Jika tidak dikendalikan maka serangan hama akan mempengaruhi tingkat produktifitas dari tanaman tersebut. Hama yang menyerang tanaman padi antara lain wereng, keong mas, dan burung. Burung mempunyai tingkat persentase yang sangat besar dalam menyerang tanaman padi, antara lain burung bondol yang merupakan salah satu burung pemakan biji bijian. Burung ini menjadi hama yang sangat meresahkan bagi para petani padi karena menyebabkan hasil panen turun drastis. Burung yang termasuk ke dalam jenis burung bondol yang sering menyerang lahan padi ini adalah burung bondol jawa (L. leucogastroides), bondol peking (Lonchura punctulate) dan bondol haji (L. maja) [1]. Terdapat beberapa cara untuk mengusir burung biasanya petani menggunakan cara manual dengan membuat orang sawah dan kresek yang kemudian diikatkan pada tali. Ketika menggunakan cara ini petani harus menunggu lahan pertanian selama kurang lebih satu bulan. Dalam setiap harinya muncul sekawanan burung bondol pada pukul 6 pagi hingga menjelang magrib. Hal itu dianggap kurang efisien mengingat pekerjaan petani tidak hanya menunggu tanaman padi hingga menjelang panen. Sehingga pada penelitian ini akan dirancang sebuah alat yang difungsikan untuk mengusir hama burung secara otomatis menggunakan panel surya sebagai penghasil sumber tegangan dengan output suara menggunakan frekuensi 1.48 KHz – 2.6 KHz sebagai pengusir burung. Penelitian ini membutuhkan satu speaker yang dihubungkan dengan ic 555 atau pembangkit sinyal generator.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NONIK SILVIA AGUSTIN |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | burung bondol; frekuensi; ic ne555 |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 17:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27676 |
