TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBERIAN DISPENSASI KAWIN DI PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

ERA HESTI SETIYAWAN (2017) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBERIAN DISPENSASI KAWIN DI PENGADILAN AGAMA LAMONGAN. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_ABSTRAK.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (101kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (141kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CONCLUSION.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (27kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_REFERENCES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (26kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_APPANDICES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11851-130111100207_APPANDICES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai alasan para pihak dalam mengajukan dispensasi kawin dan pemberian dispensasi kawin di Pengadilan Agama Lamongan ditinjau dari Hukum Islam, Undang-undang Perkawinan, Undang-undang Perlindungan Anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris, dengan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan-alasan pengajuan dispensasi kawin rata-rata ditujukan para pemohon untuk menghindari kemudhorotan namun, alasan para pemohon selama ini tidak diatur dalam Undang-undang Perkawinan. Oleh karena itu, para pemohon dalam mengajukan dispensasi kawin dapat dengan bebas membuat dalil sendiri. Oleh karena itu, seharusnya Undang-undang Perkawinan mengatur mengenai alasan-alasan pengajuan dispensasi kawin agar dapat menjadi tolak ukur bagi hakim dalam menetapkan dispensasi kawin. Kenyataannya, hakim Pengadilan Agama Lamongan memberikan dispensasi kawin lebih pada pertimbangan normative dalam pasal 7 ayat (2) Undang-undang Perkawinan dan berdasarkan subjektifitas hakim. Dengan demikian, kemudahan pemberian dispensasi kawin tidak tepat karena hal tersebut justru merupakan suatu pelanggaran terhadap pasal 7 ayat (1) Undang-undang Perkawinan. Hal ini diperkuat dengan alasan para pemohon yang tidak memenuhi unsur darurat dalam Hukum Islam. Selain itu, pertimbangan hakim yang berdasarkan subjektifitasnya tidak sepenuhnya tepat karena kenyataanya hakim dalam mempertimbangkan dalil-dalil dalam posita para pihak tidak diperkuat dengan bukti otentik. Penetapan hakim yang dengan mudah mengabulkan dispensasi kawin merupakan pelanggaran ketentuan batas usia minimum kawin dalan Undang-undang Perkawinan, hak anak dalam undangundang Perlindungan, Undang-undang Kesehatan dan kaidah Hukum Acara Perdata. Sebaiknya, Hakim tidak mudah mengabulkan dispensasi kawin jika tidak memenuhi unsur darurat.

Kata Kunci : Dispensasi, Kawin, Batas Usia, Kemudhorotan, Darurat.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ERA HESTI SETIYAWAN
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Dispensasi; Kawin; Batas Usia; Kemudhorotan; Darurat.
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 16:45
Last Modified 24 Oct 2026 17:17
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27613

Actions (login required)

View Item
View Item